Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Ibu dan Anak Tewas, Truk Angkut 20 Orang Hendak ke Resepsi Pernikahan Terbalik

Terjadi kecelakaan maut di Leledala, Desa Sokoria, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur pada kemarin hari Jumat sore.

NTMCPolri.info
Ilustrasi kecelakaan. Kecelakaan Maut, Ibu dan Anak Tewas, Truk Angkut 20 Orang Hendak ke Resepsi Pernikahan Terbalik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Leledala, Desa Sokoria, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur pada kemarin hari Jumat sore.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan truk yang mengalami kecelakaan tunggal.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan ibu dan anaknya tewas.

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Sopir Tewas di Tempat, Truk Terjun ke Jurang 10 Meter

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Truk Hino yang mengangkut lebih kurang 20 orang mengalami kecelakaan tunggal di jalan jurusan Sokoria-Roa, tepatnya di Leledala, Desa Sokoria, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (26/7/2024).

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Ende, Ipda Heru Sutaban menyebutkan, dua orang berstatus ibu dan anak dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.

"Kejadiannya tadi pukul 17.20 Wita.

Korban meninggal yakni Herlina Dhambo (30) dan anaknya Yohanes Gefrin Woda Bata yang masih berusia 1 tahun 2 bulan," ujar Sutaban saat dihubungi, Jumat malam.

Sutaban mengungkapkan, kejadian tersebut bermula ketika truk yang dikendarai Arnoldus Ramba (47) datang dari Leledala Sokoria menuju Detusoko.

Truk tersebut mengangkut lebih lebih kurang 20 orang yang hendak mengikuti acara resepsi pernikahan.

Saat memasuki tanjakan di tikungan Puubheto Leledala, truk tidak kuat naik.

Truk tersebut lalu terbalik.

"Sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya lagi.

Roda belakang bagian kanan naik tebing dan mobil langsung terbanting ke kiri mengenai kedua korban Herlina Dhambo dan anaknya Yohanes Gefrin Woda Bata," bebernya.

Sutaban menambahkan, Herlina Dhambo dan anaknya Yohanes Gefrin Woda Bata meninggal dunia.

Sementara dua korban lain yakni Yasinta Nona (33) dan Getrudis Jelo (45) mengalami luka-luka.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(Kompas.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved