Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bendahara Gerindra Jadi Wamenkeu: Pesan Wapres kepada Keponakan Prabowo

Bendahara Umum Gerindra Thomas Djiwandono dilantik menjadi Wamenkeu. Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin berharap wamen dapat bekerja lebih baik.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Thomas Djiwandono (kanan) mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani seusai dilantik menjadi Wamenkeu. Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin berharap wamen dapat bekerja lebih baik. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Bendahara Umum Partai Gerindra Thomas Djiwandono dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin berharap wamen dapat bekerja lebih baik serta lebih responsif terhadap dinamika permasalahan baru dalam bidang tugasnya masing-masing.

“Harapanya tentu kerja lebih baik, lebih responsif terhadap perkembangan baru,” ungkap Wapres di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (18/07/2024).

Presiden Joko Widodo resmi melantik tiga orang wamen di Istana Negara pada Kamis sore (18/07/2024) pukul 15.00 WIB.

Tiga wamen yang dilantik tersebut Wakil Menteri Keuangan, Wakil Menteri Investasi, dan Wakil Menteri Pertanian.

Mereka yang dilantik yakni Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan, Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Yuliot sebagai Wakil Menteri Investasi atau Wakil BKPM. Pelantikan dilakukan di Istana Negara Jakarta.

Menurut Wapres, saat ini banyak hal yang terus berubah, termasuk situasi yang sering kali memunculkan tantangan dan masalah baru.

“Karena memang banyak hal-hal [baru], situasi kan kadang-kadang [menyebabkan] terjadi tantangan baru, masalah baru. Nah, pejabat yang dilantik harus respon terhadap masalah dan tantangan baru itu,” pintanya.

Diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik tiga Wakil Menteri pada Kamis sore (18/7/2024).

Para wakil menteri tersebut dilantik berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 45 M Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Acara pelantikan diawali dengan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengambil sumpah jabatan wakil menteri yang dilantik.

"Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," lanjutnya.

Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Joko Widodo untuk kemudian diikuti para tamu undangan terbatas yang hadir.

Sosok Thomas

Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono, BA, MA (lahir 7 Mei 1972), atau biasa dipanggil Tommy, adalah seorang politikus yang menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra sejak tahun 2014.

Ia adalah keponakan dari Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan saat ini dan Presiden terpilih Indonesia.

Ia diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan II mendampingi Sri Mulyani pada 18 Juli 2024.

Thomas adalah putra pertama dari pasangan Joseph Soedradjad Djiwandono (ayah) dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo (ibu). Ayah Thomas adalah Gubernur Bank Indonesia periode 1993–1998 sedangkan ibunya adalah kakak kandung dari Prabowo Subianto.

Ia menjalani pendidikan di SMP Kanisius Menteng, Jakarta dan kemudian berkuliah di jurusan sejarah dari Universitas Haverford College, Pennsylvania, dari 1990 sampai 1995 serta jurusan International Relations and International Economics dari Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, Amerika Serikat.

Ia memulai kariernya sebagai wartawan Majalah Tempo pada 1993 dan kemudian bergabung dengan Indonesia Business Weekly pada 1994.

Dia juga pernah bekerja sebagai analisis keuangan di Wheelock NatWest Securities, Hong Kong.

Ia memiliki tiga orang anak.

Pendidikan:

Bachelor of Arts in History, Haverford College (1990-1995).

Master of Arts in International Affairs and International Economics, Johns Hopkins University (2002-2004).

(Tribunnews.com Rahmat W Nugraha)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved