Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

13 WIlayah Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini, Info BMKG Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia pada Kamis (18/7/2024).

Editor: Glendi Manengal
HO
Ilustrasi cuaca ekstrem. Peringatan Dini hari ini Kamis 18 Juli 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Info peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini, Kamis (18/7/2024).

Diketahui sejumlah wilayah di Indonesia dilanda hujan lebat.

Diinfokan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika hari ini beberapa wilayah potensi dilanda cuaca ekstrem.

Dimana daftar yang berpotensi cuaca ekstrem ada 13 wilayah.

Yang potensi terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.

Bagi yang wilayahnya potensi alami cuaca ekstrem diminta untuk waspada.

Dan siapkan hal-hal yang perlu untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Terkait hal tersebut berikut ini daftar wilayah potensi alami cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia pada Kamis (18/7/2024).

BMKG menyebutkan, cuaca ekstrem ini berupa hujan lebat, petir, dan angin kencang yang berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Kondisi tersebut dipicu oleh Bibit Siklon Tropis 99W yang terpantau berada di daratan Laos dengan tekanan minimum 1006.4 hPa dan kecepatan angin maksimum 15 knot.

Selain itu, ada juga Bibit Siklon Tropis 91W di Laut Filipina dengan tekanan minimum 1009.1 hPa dan kecepatan angin maksimum 15 knot.

"Kedua sistem tersebut bergerak ke barat-barat laut dengan potensi pertumbuhan menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah," tulis BMKG.

Adanya daerah konvergensi dan konfluensi yang terdeteksi

Tak hanya bibit siklon, BMKG juga mendeteksi adanya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang terpantau memanjang di Laut China Selatan, dari Kalimantan Utara hingga Laut Sulu, dari Sulawesi Tenggara hingga Laut Sulawesi.

Selain itu, daerah konvergensi juga terpantau di Laut Banda hingga Laut Seram, dari Papua Barat dan Papua Pegunungan hingga Samudra Pasifik utara Papua.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved