Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMKG Besok Kamis 11 Juli 2024, Info 22 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Indonesia

|
Editor: Glendi Manengal
TribunManado/Glendi
Peringatan Dini BMKG Cuaca ekstrem Besok Kamis 11 Juli 2024 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Info peringatan dini cuaca ekstrem untuk besok, Kamis (11/7/2024).

Diketahui sejumlah wilayah di Indonesia dilanda hujan lebat.

Diinfokan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika besok beberapa wilayah potensi dilanda cuaca ekstrem.

Dimana daftar yang berpotensi cuaca ekstrem ada 22 wilayah.

Yang potensi terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.

Bagi yang wilayahnya potensi alami cuaca ekstrem diminta untuk waspada.

Dan siapkan hal-hal yang perlu untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Terkait hal tersebut berikut ini daftar wilayah potensi alami cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Indonesia pada Kamis (11/7).

Menurut peringatan dini BMKG, sejumlah wilayah akan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

BMKG menjelaskan, penyebab adanya cuaca ekstrem tersebut lantaran sirkulasi siklonik terpantau di Filipina yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Filipina.

Sirkulasi siklonik lain terpantau di Laut Halmahera yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Maluku Utara, dari Teluk Cendrawasih hingga Papua Barat Daya, dari Samudra Pasifik utara Papua hingga Laut Halmahera.

Daerah konvergensi lain memanjang dari Aceh hingga Selat Malaka, dari Kep. Bangka Belitung hingga Kep. Riau, dari Lampung hingga Bengkulu, dari Sumatera Selatan hingga Jambi-Riau, dari Selat Makassar hingga Kalimantan Selatan-Kalimantan Timur, dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi tengah, di Sulawesi Utara, dari Gorontalo hingga Laut Sulawesi, dari Maluku hingga Laut Seram.

Serta daerah pertemuan angin (konfluensi) memanjang di Laut Cina Selatan.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved