Rabu, 20 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Tabrakan 2 Motor Sport

Terjadi kecelakaan maut di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan pada hari Jumat pagi.

Tayang:
FOTO IOST ANANDA MA UNTUK BPOST GROUP
Petugas kepolisian melakukan olah TKP laka lantas di jalan raya di Desa Bentok Kampung, Jumat (5/7) pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan pada hari Jumat pagi.

Kecelakaan itu melibatkan 2 kendaraan sepeda motor yang mengalami tabrakan.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pemotor tewas.

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Tabrakan 2 Mobil dan 2 Motor

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Aparat kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian ketika mendapat informasi kecelakaan lalu lintas di jalan raya di wilayah Desa Bentok Kampung, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (5/7/2024) pagi.

Data dihimpun pada Satuan Lalu Lintas Polres Tala, kendaraan roda dua yang terlibat laka tersebut yakni Honda CBR warna hitam nopol DA 2689 LU yang dikendarai AP (24) mahasiswa warga Desa Nusaindah, Kecamatan Batibati.

Lalu, Honda CBR warna hitam lis hijau nopol DA 2787 WT yang dikendarai MA (30) warga Desa Ujungbaru, Kecamatan Batibati.

Kedua kendaraan tersebut mengalami kerusakan berat/parah.

Honda CBR hitam rusak berat bagian shock depan, sedangkan Honda CBR hijau mengalami kerusakan parah atau ringsek.

Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Johnny melalui Kasat Lantas Iptu Ananda Mustika Adya menerangkan laka yang terjadi di ruas Jalan Mistar Cokorkusumo di Desa Bentok Kampung di lingkungan RT 5 RW 2 tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita.

Pengendara Honda CBR lis kuning bergerak dari arah Banjarbaru menuju arah Pelaihari.

Sedangkan pengendara Honda CBR lis hijau bergerak dari arah berlawanan atau dari Pelaihari menuju arah Banjarbaru.

Dikatakannya, saat itu cuaca cerah dan badan jalan beraspal baik dan merupakan jalan lurus dengan garis marka tidak jalan tidak terputus.

Lokasi kejadian merupakan perumahan penduduk.

"Setiba di TKP, kedua pengendara tersebut langsung bertabrakan," papar Ananda.

Satu orang pengendara tersebut, lanjutnya, meninggal di lokasi kejadian yaitu MA.

Sedangkan satu pengendara lainnya yaitu AP dievakuasi ke rumah sakit di Kota Banjarbaru.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.

Kesadaran ini membuat pengemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di BanjarmasinPost.co.id

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved