Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 2 Motor CBR Bertabrakan, 1 Tewas dan Satu Lainnya di Larikan ke RS

Insiden kecelakaan maut terjadi di jalan raya di wilayah Desa Bentok Kampung, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan

Editor: Erlina Langi
HO
Ilustrasi kecelakaan. Kecelakaan maut terjadi di jalan raya di wilayah Desa Bentok Kampung, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) mengakibatkan 1 orang tewas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Insiden kecelakaan maut terjadi di jalan raya di wilayah Desa Bentok Kampung, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel)

Dalam peristiwa ini, para aparat kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian ketika mendapat informasi kecelakaan lalu lintas

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang tewas.

Kecelakaan tersebut melibatkan Honda CBR warna hitam nopol DA 2689 LU dan Honda CBR warna hitam lis hijau nopol DA 2787 WT

Kendaraan Honda CBR warna hitam nopol DA 2689 LU yang dikendarai AP (24) mahasiswa warga Desa Nusaindah, Kecamatan Batibati.

Sementara Honda CBR warna hitam lis hijau nopol DA 2787 WT yang dikendarai MA (30) warga Desa Ujungbaru, Kecamatan Batibati

Sesuai data yang dihimpun pada Satuan Lalu Lintas Polres Tala

Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (5/7/2024) pagi.

Kedua kendaraan tersebut mengalami kerusakan berat/parah. Honda CBR hitam rusak berat bagian shock depan, sedangkan Honda CBR hijau mengalami kerusakan parah atau ringsek.

Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Johnny melalui Kasat Lantas Iptu Ananda Mustika Adya menerangkan laka yang terjadi di ruas Jalan Mistar Cokorkusumo di Desa Bentok Kampung di lingkungan RT 5 RW 2 tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita.

Pengendara Honda CBR lis kuning bergerak dari arah Banjarbaru menuju arah Pelaihari.

Sedangkan pengendara Honda CBR lis hijau bergerak dari arah berlawanan atau dari Pelaihari menuju arah Banjarbaru.

Dikatakannya, saat itu cuaca cerah dan badan jalan beraspal baik dan merupakan jalan lurus dengan garis marka tidak jalan tidak terputus. Lokasi kejadian merupakan perumahan penduduk.

"Setiba di TKP, kedua pengendara tersebut langsung bertabrakan," papar Ananda.

Satu orang pengendara tersebut, lanjutnya, meninggal di lokasi kejadian yaitu MA. Sedangkan satu pengendara lainnya yaitu AP dievakuasi ke rumah sakit di Kota Banjarbaru.

Kecelakaan lainnya

Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Margomulyo No 65, Asemrowo, Surabaya

Peristiwa tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal dunia

Korban adalah sopir truk berinisial DKT (41)

Ia merupakan warga Praika Telu, Dewa Jara, Katiku Kana, Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Jasad korban sudah dievakuasi ke Kamar Mayat RSUD dr Soetomo Surabaya.

Kronologi

Terjadi kecelakaan maut di Surabaya,pada Rabu (3/7/2024) siang. Sopir truk berinisial DKT (41) warga Praika Telu, Dewa Jara, Katiku Kana, Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas.

Sebuah truk bak terbuka bernopol L-9355-AS muatan plastik menabrak pohon, tiang lampu jalan, dan rombong bakso di Jalan Raya Margomulyo.

Kondisi kernet truk Mitsubishi Colt Diesel, berinisial DM, dinyatakan selamat dalam insiden tersebut

Warga setempat, Yanuar (52) mengaku tidak mengetahui secara langsung bagaimana detik-detik kecelakaan truk bak terbuka itu terjadi pada pukul 12.30 WIB.

Namun, ia sempat mendengar suara benturan keras saat sedang beristirahat nongkrong di warung depan pabrik atau berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian kecelakaan.

Suara benturan kecelakaan itu, terdengar keras dan mengagetkan semua orang yang sedang nongkrong di warung kopi (warkop) kecil tersebut.

Bahkan ia sempat mengira suara itu, bersumber dari ledakan roda truk besar yang sedang melintas di ruas jalan itu.

Namun, saat ia melongok ke area luar warung kopi, ternyata sumber suara benturan itu, diakibatkan kecelakaan truk.

Yanuar pun bergegas mendekati lokasi.

"Saya cangkruk di situ. Ada suara jediarrr, saya kira ban truk meletus, ternyata truk nabrak tiang, dan tukang bakso. Kondisi motor tukang bakso remuk," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi pada Rabu (3/7/2024).

Sementara posisi truk sudah teronggok di atas trorotar selebar tiga meter, dan moncong kabinnya menghadap ke jalanan.

Berdasarkan cerita yang didengarnya dari si pedagang bakso, Yanuar mengungkapkan, truk tersebut semula melaju di sisi kiri bahu jalan.

Lalu tanpa sebab yang jelas, laju truk itu oleng ke sisi kiri jalan, hingga membuat bodi truk menabrak pohon trembesi, tiang penerangan jalan setinggi lima meter, dan meremukkan rombong bakso.

"Menabrak pohon dulu, lalu nabrak tiang, langsung kena bakso," jelas pria berkaus polo warna biru itu.

Yanuar mengaku sempat melihat seisi ruang kabin truk berbodi warna kuning tersebut.

Tampak tubuh si sopir miring ke sisi kiri bangkunya.

"Sopir truknya kecepit (terepit), tubuhnya miring ke tengah gitu. Kernetnya masih hidup, bahkan tidak luka sama sekali," terangnya.

Mengenai luka pada tubuh sopir, ia cuma melihat adanya luka sobek berdarah di bagian kepala.

"Mungkin (sakit), padahal lukanya enggak terlalu. Kepala bocor, dan perut, apa karena terjepit tadi," jelasnya.

Yanuar tidak mengetahui pasti dugaan penyebab olengnya truk tersebut, hingga menabrak pohon, tiang lampu jalan, dan rombong bakso di bahu jalan.

Berdasarkan informasi yang didengarnya dari kernet truk, terdapat dua dugaan penyebab kecelakaan tersebut.

Yakni, pertama, diduga karena sopir mengantuk. Kedua, diduga karena sopir dalam keadaan sakit.

Kemungkinan yang kedua, menurut Yanuar, juga terbilang logis, karena pihak kepolisian sempat menemukan adanya obat-obatan pribadi korban saat melakukan olah TKP.

"Dugaannya kernet mengantuk, memang diperiksa ada obat. Enggak tahu buat penyakit jantung, atau apa. Nah obat medis ditemukan sama polisi, lalu ada identitas. Ternyata orang NTT," pungkasnya.

Pantauan TribunJatim.com sekitar pukul 15.59 WIB, dua orang anggota kepolisian masih melakukan olan TKP di lokasi kejadian kecelakaan.

Kondisi tiang besi lampu penerangan jalan berwarna abu-abu itu, patah pada bagian pangkalnya, lalu batang hingga ujung tiang teronggok di dekat selokan.

Bahkan, beton fondasi tiangnya tercerabut dari penampang tanah di atas area terotoar jalan tersebut.

Kemudian, di dekatnya teronggok gerobak bakso berwarna merah, dalam keadaan tak berbentuk remuk.

Lalu, di bahu jalan, kondisi truk yang terlibat kecelakaan sudah dipindahkan di bahu jalan.

Beberapa orang tampak memindahkan muatan plastik dari truk yang terlibat kecelakaan, ke dalam bak truk jenis sama, namun dengan kondisi siap jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJatim.com, truk tersebut semula membawa muatan plastik dari Jalan Raya Kenjeran, Surabaya, lalu berencana melakukan pengiriman ke Jalan Raya Greges, Asemrowo, Surabaya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Moch Suud mengatakan, pihaknya masih melakukan serangkaian tahapan olah TKP untuk menguak penyebab kecelakaan tersebut.

"Mohon waktu ya, anggota masih di lokasi," ujar AKP Moch Suud saat dihubungi TribunJatim.com.

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id  

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved