Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 2 Orang Tewas, Mobil Tabrak Truk Boks dari Belakang

Terjadi kecelakaan maut di ruas tol Pejagan-Pemalang, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada kemarin hari Minggu sore.

Istimewa
Kondisi dua kendaraan yang terlibat kecelakaan di ruas tol Pejagan-Pemalang KM 273+600 A, tepatnya masuk wilayah Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu (30/6/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di ruas tol Pejagan-Pemalang, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada kemarin hari Minggu sore.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil dengan truk.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 2 orang tewas.

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Pemotor Tewas Tertabrak, Mobil Hendak Nyalip Kendaraan Lalu Tabrak Motor

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Kecelakaan maut terjadi di ruas tol Pejagan-Pemalang KM 273+600 A, tepatnya masuk wilayah Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu (30/6/2024).

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang tewas dan satu orang lainnya mengalami luka berat.

Kepala Cabang Pejagan-Pemalang Tol Road, Ian Dwinanto menjelaskan, insiden tersebut melibatkan dua kendaraan yakni mobil penumpang Ertiga bernomor polisi KT 1541 CP, dengan truk boks bernomor polisi B 9321 UXX.

Kecelakaan terjadi pada Minggu (30/6/2024) pukul 12.30 WIB, akibat mobil penumpang menyeruduk bagian belakang truk boks yang tengah berhenti di bahu jalan bagian luar.

"Betul terjadi kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang tepatnya masuk wilayah Adiwerna Kabupaten Tegal.

Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, melaju dari arah yang sama yakni dari barat (Jakarta) menuju timur (Semarang)," ungkap Ian Dwinanto, lewat pesan singkat whatsapp, Selasa (2/7/2024).

Untuk kronologi singkatnya, sambung Ian, bermula saat kedua kendaraan berjalan dari barat menuju timur.

Kemudian setibanya di Lokasi Kejadian Perkara (TKP) yaitu di tol Pejagan-Pemalang KM 273+600 A, kendaraan truk box berhenti di bahu luar untuk pergantian supir.

Kemudian dari arah belakang, ada dua kendaraan yang menggunakan bahu luar untuk mendahului kendaraan di depannya.

Untuk kendaraan pertama bisa menyalip kendaraan di depannya, namun nahas kendaraan kedua (mobil ertiga) gagal menyalip dan menabrak bagian belakang truk boks.

"Mobil Ertiga (yang dikendarai korban) hendak menyalip, tapi menabrak truk yang sedang berhenti.

Posisi akhir kendaraan saat petugas tiba, normal menghadap timur antara bahu luar dan lajur satu.

Akibat peristiwa tersebut, dua orang di mobil Ertiga tewas dan satu luka berat," jelas Ian.

Adapun untuk data dua korban tewas yaitu atas nama Fenny Ratna Utami (45) sopir Ertiga, dan Wulan Ramadhaniah (28).

Sedangkan untuk korban luka berat atas nama Muhammad Faizal (13).

Ketiganya beralamat di jalan Masjid Al Huda, RT 05 RW 01, Kemayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran, Jakarta Selaran.

"Untuk dua orang korban tewas dibawa ke RSUD dr Soeselo Slawi, dan satu korban luka berat dibawa ke RSI PKU Muhammadiyah Tegal untuk mendapat penanganan lebih lanjut," kata Ian.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Manajer Humas RSI PKU Muhammadiyah Tegal Dhinar Aji Pratomo, mengatakan korban luka berat atas nama Muhammad Faizal tiba di rumah sakit sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun korban menolak untuk menjalani rawat inap, sehingga pada saat itu tim medis melakukan penanganan pertolongan pada korban, dan setelahnya langsung dibawa oleh pihak keluarga.

"Korban tiba di RSI PKU Muhammadiyah Tegal sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun korban menolak untuk menjalani rawat inap, sehingga langsung dibawa oleh pihak keluarga," imbuh Dhinar.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(Tribun-Pantura.com/Desta Leila Kartika)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di Tribun-Pantura.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved