Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Likuifaksi di Mitra

Dampak Likuifaksi di Mitra Sulawesi Utara, 4 Keluarga Terpaksa Mengungsi

Kaban BPBD Mitra Sandra Kindangen kepada Tribunmanado.co.id, Selasa 25 Juni 2024 mengatakan ada empat keluarga yang terpaksa mengungsi.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Nielton Durado
Salah satu akses jalan yang rusak akibat likuifaksi di desa Basaan Dua, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut), Selasa 25 Juni 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Bencana likuifaksi di Desa Basaan Dua, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut), membuat sejumlah warga mengungsi.

Kaban BPBD Mitra Sandra Kindangen kepada Tribunmanado.co.id, Selasa 25 Juni 2024 mengatakan ada empat keluarga yang terpaksa mengungsi.

"Sampai malam ini ada empat keluarga yang mengungsi berdasarkan laporan yang masuk ke kami," ujarnya.

Baca juga: Bencana Likuifaksi di Mitra Sulawesi Utara, Akses Jalan Retak Hingga Belasan Rumah Warga Terdampak

Ia menuturkan rumah dari keempat keluarga tersebut rusak parah.

Bahkan sudah tak bisa ditinggali lagi oleh mereka.

"Sekarang mereka mengungsi ke rumah keluarganya. Kita masih mencari solusi untuk warga yang terdampak bencana ini," ungkap dia.

Sandra mengatakan saat ini warga bersama BPBD Mitra masih bergotong royong membersihkan material tanah akibat likuifaksi.

Sementara itu, tokoh masyarakat desa Basaan Dua Stevi Keintjem meminta agar Pemkab Mitra bertindak membantu warga terdampak likuifaksi.

"Harus segera bertindak. Karena ada belasan rumah yang rusak," kata dia.

Ia mengatakan pemerintah harus hadir ditengah permasalahan dari masyarakatnya.

"Harus cari solusinya. Karena itu tugas dari pemerintah," tegas dia. (Nie)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved