Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Profil Tokoh

Profil Lazarus Chakwera, Presiden Malawi yang Minta Bantuan Internasional Usai Pesawat Hilang

Sosok Presiden Malawi Lazarus Chakwera, meminta bantuan internasional untuk menemukan pesawat yang hilang pada Senin (10/6/2024).

Editor: Erlina Langi
AFP/AMOS GUMULIRA
Presiden Malawi Lazarus Chakwera 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa hilangnya pesawat yang ditumpangi Wakil Presiden Malawi Saulos Chilima menjadi perbingan publik

Sosok Presiden Malawi Lazarus Chakwera pun ikut tersorot.

Diketahui, peristiwa yang menimpa Wakil Presiden Malawi terjadi pada Senin (10/6/2024).

Pesawat tersebut juga mengangkut sembilan penumpang lainnya 

Diantaranya ada mantan Ibu Negara Malawi, Shanil Dzimbiri, dan delapan orang lainnya

Seharusnya, pesawat tersebut mendarat pukul 10.02 pagi di Mzuzu sesuai waktu yang dijadwalkan sebelumnya

Tiga dari mereka yang berada di dalam pesawat adalah awak militer yang menerbangkan pesawat tersebut.

Rombongan tersebut melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman mantan menteri pemerintah.

Terkait hal itu, Presiden Malawi Lazarus Chakwera telah meminta bantuan internasional untuk menemukan pesawat tersebut.

Lantas siapa Lazarus Chakwera? Selengkapnya, inilah profil Lazarus Chakwera:

Profil Lazarus Chakwera

Pemilik nama lengkap Lazarus McCarthy Chakwera adalah seorang politikus dan teolog Malawi.

Pria yang lahir pada 5 April 1955 ini merupakan Presiden Malawi yang menjabat sejak bulan Juni 2020.

Ia dilantik pada 28 Juni 2020 di Malawi Square di Bingu International Convention Centre, Lilongwe.

Lazarus Chakwera lahir di pinggiran pedesaan Lilongwe, ibu kota Malawi.

Ayah dan ibunya Chakwera dan Mallen Mwale, yang merupakan petani subsisten.

Rumah mereka khas pedesaan, tanpa listrik, air ledeng, atau hak istimewa apa pun.

Lingkungan mereka yang miskin membuat anak-anak tersebut sering terkena penyakit sehingga dua saudara laki-laki Chakwera yang lahir sebelum dia meninggal saat masih bayi.

Ayahnya menamainya Lazarus untuk mengungkapkan keyakinannya bahwa ia akan menantang rintangan dan hidup lama seperti tokoh Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.

Dia memiliki saudara perempuan dan laki-laki.

Chakwera menikah dengan Monica dan bersama-sama mereka memiliki empat anak dan 12 cucu.

Pada tahun 1977, tahun mereka menikah, ia lulus dengan gelar Bachelor of Arts (Filsafat) dari Universitas Malawi.

Ia memperoleh gelar kehormatan dari University of the North, Sovenga, Afrika Selatan.

Karir

Ia mengikuti Pemilihan Umum 2014 sebagai calon presiden dari partai Kongres Malawi.

Pemilihan presiden tersebut diwarnai oleh ketidakberesan yang memaksa Komisi Pemilihan Umum mengajukan petisi kepada Pengadilan Tinggi untuk izin melakukan audit manual terhadap surat suara.

Meskipun Chakwera mendukung audit tersebut, saingannya, Arthur Peter Mutharika dari Partai Progresif Demokratik mengambil perintah untuk menghentikannya sehingga memaksa Komisi untuk mengumumkan hasilnya.

Mutharika dinyatakan sebagai pemenang dengan margin 8,6 persen.

Setelah deklarasi tersebut, Chakwera mengumumkan bahwa dia tidak akan menentang hasil tersebut untuk memberikan kesempatan kepada Mutharika untuk membuktikan dirinya di jabatan tertinggi.

Sementara itu, Chakwera memenangkan kursi parlemen dan menjadi Pemimpin Oposisi di Majelis Nasional.

Ia menjabat sebagai Pemimpin Oposisi di Majelis Nasional hingga Februari 2019 ketika ia menyerahkan surat pencalonannya ke Komisi Pemilihan Umum untuk kedua kalinya untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu 21 Mei 2019.

Pada hari Mutharika dilantik untuk masa jabatan kedua, Chakwera mengumumkan keputusannya untuk menggugat hasil pemilu.

Dia dan Wakil Presiden Negara Bagian Dr Saulos Klaus Chilima mengajukan petisi ke Mahkamah Konstitusi menuntut pemilihan presiden baru.

Pada tahun 1991, ia memperoleh gelar masternya dari Universitas Afrika Selatan. Universitas Internasional Trinity di Deerfield, Illinois, AS menganugerahkannya gelar doktor pada tahun 2000.

Seminari Teologi Pan Afrika memberinya gelar Profesor pada tahun 2005.

Biodata

Nama: Lazarus McCarthy Chakwera

Kelahiran: 5 April 1955 (usia 69 tahun), Lilongwe, Malawi

Jabatan: Presiden Malawi

Masa kepresidenan: 28 Juni 2020

Pesawat yang Ditumpangi Wakil Presiden Malawi Hilang

Pesawat yang ditumpangi Wakil Presiden Malawi Saulos Chilima, dan sembilan orang lainnya hilang pada Senin (10/6/2024).

Diketahui, pesawat tersebut gagal mendarat di Mzuzu, hampir 300 km utara, pada waktu yang dijadwalkan yaitu pukul 10.02 pagi.

Terkait hal itu, Presiden Malawi Lazarus Chakwera telah meminta bantuan internasional untuk menemukan pesawat tersebut.

Dr. Lazarus Chakwera menggunakan pidato nasional dari Istana Kamuzu untuk meminta bantuan dari AS, Israel, Inggris dan mitra pembangunan lainnya serta negara-negara tetangga setelah pesawat pasukan pertahanan “kehilangan radar” ketika meninggalkan ibu kota Lilongwe pada pukul 09.17 waktu setempat.

Sebagaimana diberitakan The Guardian pada Selasa (11/6/2024), Presiden menyerukan doa bagi para penumpang dan mengatakan ia berharap menemukan korban selamat, dan mengarahkan bahwa pencarian oleh Angkatan Pertahanan Malawi harus dilanjutkan sepanjang malam.

"Sejauh ini semua upaya otoritas penerbangan dilakukan untuk kontak dengan pesawat sejak hilang dari radar," kata pernyataan sebelumnya dari kantor kepresidenan.

Meski demikian, pernyataan itu tidak merinci jenis pesawat tersebut.

Saulos Chilima (51) dijadwalkan menghadiri pemakaman Ralph Kasambara, mantan menteri kehakiman dan jaksa agung, di Desa Chijere, sebelah timur Mzuzu.

Sedangkan Kasambara (55) ditemukan meninggal setelah menderita gagal jantung Jumat lalu, menurut posting Facebook pemerintah.

Malawi sedang mengalami hujan lebat di beberapa wilayah negaranya, terutama bagian utara.

Diketahui, Saulos Chilima telah menjadi wakil presiden negara Afrika bagian selatan itu sejak tahun 2014.

Dia sebelumnya memimpin jaringan seluler Airtel Malawi, serta bekerja di Unilever, Coca-Cola dan Carlsberg, menurut profilnya di situs web pemerintah.

Chilima sudah menikah dan memiliki dua anak. Ia menerima gelar PhD dalam bidang manajemen pengetahuan dari Universitas Bolton.

Dikutip dari AFP, Presiden Malawi Lazarus Chakwera mengatakan bahwa pesawat gagal mendarat karena cuaca buruk.

Mantan ibu negara Malawi Shanil Dzimbiri (Muluzi) juga ikut serta dalam pesawat tersebut.

"Setibanya di Mzuzu, pilot tidak dapat mendaratkan pesawat karena jarak pandang yang buruk akibat cuaca buruk, dan otoritas penerbangan menyarankan pesawat mereka untuk kembali ke Lilongwe, tetapi pihak berwenang segera kehilangan kontak dengan pesawat tersebut," jelas Chakwera.

"Tentara masih berada di lapangan untuk melakukan pencarian dan saya telah memberikan perintah tegas bahwa operasi harus dilanjutkan sampai pesawat itu ditemukan," tegas dia seraya menambahkan bahwa tentara akan memberikan informasi terkini secara rutin kepada masyarakat.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com/Kompas     

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved