Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Hari Ini Senin 13 Mei 2024, Info BMKG 29 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem

Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk hari ini di sejumlah wilayah Indonesia.

Tribun Manado
Peringatan Dini Hari Ini Senin 13 Mei 2024, Info BMKG 29 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk hari ini di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

Cek apakah wilayah Anda mengalami potensi cuaca ekstrem hujan lebat.

Sejumlah 29 wilayah diprediksi mengalami cuaca ekstrem hari ini.

Ada kalanya sebelum keluar rumah untuk mengecek kondisi cuaca.

Simak peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG untuk sejumlah wilayah di Indonesia, hari ini Senin 13 Mei 2024.

Sebelum memulai kegiatan hari ini, cek peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, Senin 13 Mei 2024.

Menurut peringatan dini BMKG, sejumlah wilayah perlu waspada cuaca ekstrem hujan lebat, hujan petir dan angin kencang.

Dilansir dari BMKG, inilah rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Sumatera Utara

Riau

Jambi

Sumatera Selatan

Kep. Bangka Belitung

Lampung

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Timur

Sulawesi Utara

Gorontalo

Sulawesi Tengah

Sulawesi Barat

Maluku

Papua Barat

Papua

Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan Jawa Barat

Sumatera Barat

Kep. Riau

Banten

Jawa Barat

DKI Jakarta

Jawa Tengah

Sulawesi Selatan

Sulawesi Tenggara

Maluku Utara

Wilayah yang berpotensi angin kencang:

Jawa Timur

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Utara

Pemicu Cuaca Ekstrem

BMKG mengatakan sirkulasi siklonik terpantau di Laut Andaman Utara Aceh, Laut Cina Selatan sebelah utara Serawak, dan Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu.

Sirkulasi - sirkulasi tersebut membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Pesisir Barat Aceh hingga Pesisir Timur Aceh, dari Sabah hingga Laut Cina Selatan Utara Serawak, dan di Samudra Hindia Barat Daya Lampung.

Daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Selat Karimata hingga Riau, dari Pesisir Utara Jawa Timur hingga Pesisir Utara Jawa Timur, dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah Bagian Utara, dari Pesisir Timur Sulawesi Tenggara hingga Selat Makassar, dari Papua Barat hingga Papua Pegunungan, dan dari Samudra Hindia Selatan Pulau Timor hingga Pesisir Selatan Sumbawa.

Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Pesisir utara Papua, Laut Banda, Laut Arafuru, Laut Jawa, Samudra Hindia Selatan NTT hingga Barat Daya Lampung, Laut Cina Selatan, dan Samudra Pasifik Timur Filipina.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Peningkatan kecepatan angin hingga mencapai >25 knot, terpantau di Laut Arafuru, yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitar perairan tersebut.

Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Benkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

(TribunWow.com/Vintoko)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Prakiraan Cuaca Lainnya

Tayang di TribunWow.com

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved