Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen 1 Korintus 14: 1-25, Bersyukur Dengan Benar
Banyak orang bersukaria, namun kita terhenyak ketika mendengar bahwa para peternak ayam petelur bersedih dengan kondisi itu.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul bersyukur dengan benar.
Firman Tuhan 1 Korintus 14: 1-25
“Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.” (1 Korintus 14: 15)
Baca juga: Renungan Harian Kristen Raja-raja 18: 20-46, Janji Tuhan Pasti Digenapi
Di awal tahun 2024, ada anomali sebentar ketika harga telur justru merosot.
Banyak orang bersukaria, namun kita terhenyak ketika mendengar bahwa para peternak ayam petelur bersedih dengan kondisi itu.
Saat panen raya buah salak, ada petani yang frustasi sampai membuang hasil panen ke sungai karena salaknya cuma dihargai Rp1000 per kilogram.
Pernah pula terjadi para petani cabai di suatu kabupaten, membuang hasil panen di jalan akibat permainan harga yang kejam dari tengkulak sehingga masa panen menjadi bencana.
Sebuah fenomena atau gejala sesaat tidak mewakili kenyataan sesungguhnya.
Paulus sebagai rasul yang dikaruniai bahasa roh memberikan pengajaran yang penting dalam konteks pemberitaan Injil agar jangan sampai karunia itu membuat orang yang belum percaya justru tidak termotivasi dan terbangun hatinya untuk mengenal Kristus.
Selain itu juga disinggung tentang doa, khususnya ucapan syukur. Meskipun tidak spesifik seperti di 1 Tes 5: 18, namun Rasul memberi titik berat pentingnya dalam doa dan ucapan syukur dengan melibatkan akal budi.
Akal budi (nous: akal, akal budi, pikiran, nalar) menunjukkan penalaran yang benar pada apa yang kita syukuri dan doakan.
Kita bisa salah berdoa ketika memiliki informasi yang salah atau berasumsi saja sewaktu berdoa.
Jika kita berdoa atau bersyukur berdasar data yang salah, atau analisa data yang keliru tentu menyedihkan.
Ada banyak salah baca data sehingga penalaran kita keliru/ disesatkan. Kita harus hati-hati berdoa apalagi menyangkut sebuah fenomena atau gejala yang belum pasti diketahui (sakit-penyakit, persoalan ekonomi baik mikro atau makro, politik, pertahanan negara).
Memang tidak semua hal harus diteliti sampai detail dahulu baru berdoa, bukan itu maksud firman Tuhan.
Tapi pergunakanlah nalar kita dengan bertanggung jawab ketika berdoa.
Jika belum jelas duduk persoalannya, jangan asal mendoakan, asal minta mujizat, minta peningkatan ekonomi, dll.
Bersyukur adalah perintah Tuhan, harus kita lakukan dengan memahami sesuai situasinya. Berdoa penuh syukur dan berserah pada kedaulatan-Nya.
Berdoalah dan bersyukurlah dengan penuh kasih dalam kebenaran.
| Renungan Harian Kristen Rabu 15 April 2026, 1 Petrus 1:6-7, Memurnikan Iman |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Rabu 15 April 2026, 1 Petrus 1:8, Sekalipun Kamu Tak Melihatnya |
|
|---|
| Renungan Malam Mazmur 30:6, Sukacita yang Dipulihkan Tuhan |
|
|---|
| Renungan Malam Mazmur 30:12, Ratapan Menjadi Sukacita |
|
|---|
| Renungan Pria Kaum Bapa Kristen, 1 Petrus 1:3-12, Percaya Kepada Dia Sekalipun Kamu Tidak Melihatnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Kristen-1-Korintus-29.jpg)