Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tim Nasional Kebaya Indonesia

Kebaya Nusantara Menjadi Pemersatu Bangsa

Temu Komunitas Pencinta Kebaya Sabtu 27 April 2024. Digelar oleh Tim Nasional Kebaya Indonesia bekerjasama dengan Bentara Budaya Jakarta.

Dokumentasi Bentara Budaya Jakarta
Tim Nasional Kebaya Indonesia bekerjasama dengan Bentara Budaya Jakarta gelar Temu Komunitas Pencinta Kebaya Sabtu 27 April 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Nasional Kebaya Indonesia bekerjasama dengan Bentara Budaya Jakarta mengadakan Temu Komunitas Pencinta Kebaya. 

Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kartini 21 April dan menjelang perayaan Hari Kebaya Nasional 24 Juli. 

Acara yang digelar Sabtu 27 April 2024 dihadiri Sidarto Dhanusubroto, Dewan Pertimbangan Presiden dan 11 komunitas pengusul Hari Kebaya Nasional yakni Perempuan Indonesia Maju, Pencinta Sanggul Nusantara, Perempuan Berkebaya Indonesia, Pertiwi Indonesia, Kebaya Foundation, Komunitas Notaris Indonesia Berkebaya, Himpunan Ratna Busana Surakarta, Cinta Budaya Nusantara, Rampak Sarinah, Citra Kartini Indonesia, Warisan Budaya Indonesia Foundation, dan juga perwakilan komunitas-komunitas budaya.

Acara diisi dengan Talkshow bertema Kebaya Nusantara Pemersatu Bangsa dengan narasumber dari Tim Nasional Kebaya Indonesia :

  • Lana T Koentjoro
  • Miranti Serad Ginanjar
  • RAy.Febri Hapsari Dipokusumo
  • Dr.Suciati, SPd, MDs dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Lana T Koentjoro, Ketua Tim Nasional Kebaya Indonesia menyatakan, Hari Kebaya Nasional telah dicanangkan tanggal 24 Juli melalui Keputusan Presiden no. 19 tahun 2023, dan Lana berharap seluruh komunitas pencinta kebaya, lembaga dan organisasi serta institusi pendidikan untuk senantiasa menggaungkan kebaya dengan berbagai kreativitas.

Miranti Serad Ginanjar dalam talkshow tersebut menyampaikan perlunya kebaya dilestarikan melalui kurikulum tata busana di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Dr.Suciati SPd, MDs memaparkan pengertian kebaya dengan jenis-jenis kebaya yang ada di Indonesia.

Sementara itu RAy.Febri Hapsari Dipokusumo hadir dengan berbagai jenis kain batik yang memiliki makna filosofi untuk dipahami dalam pemakaiannya.

Acara juga diisi dengan peragaan kebaya oleh Arsita Craft by Arsita Resmisari dan tutorial kebaya encim Betawi serta sanggul cepol yang dibawakan oleh Pencinta Sanggul Nusantara. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved