Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2024

Presiden PKS Bicara Pilkada Jakarta 2024, Anies: Jeda Dulu

Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan memilih jeda dulu dari panggung politik.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase Tribun Manado
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Mantan Gubernur Jakarta Anies memilih jeda dulu dari panggung politik Pilkada 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan memilih jeda dulu dari panggung politik.

Anies digadang-gadang maju sebagai calon gubernur Jakarta 2024. Beberapa tokoh populer seperti Sri Mulyani, Tri Rismaharini, Ridwan Kamil, Erwin Aksa dan Arya Bima meramaikan bursa cagub.

Pada 2017, Anies maju bersama Sandiga Uno diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra.

Lalu apa tanggapan PKS? Presiden PKS Ahmad Syaikhu menegaskan dirinya lebih memilih menjadi komandan pemenangan Pilkada Serentak 2024 termasuk di Jakarta.

Menurut dia, PKS telah menyiapkan kader-kader terbaik untuk Pilkada Jakarta.

Terkait siapa sosok yang akan diusung, Syaikhu menyatakan masih menunggu usulan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jakarta.

Sebelumnya, Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan partainya memiliki banyak sosok yang dapat didorong untuk maju dalam bursa Pilkada Jakarta.

"Ada Sohibul Iman, Hidayat Nur Wahid, Tifatul Sembiring, Mardani Ali Sera dan Ahmad Syaikhu," katanya.

Anies: Jeda Dulu

Anies masih berpeluang untuk maju Pilkada Jakarta 2024. Namun, ia mengatakan ingin rehat dulu sebelum mengambil langkah.

“Semua yang menyangkut langkah berikutnya, kasih jeda sebentar. Jeda, menata dulu,” ujar Anies di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa.

Baca juga: Muhaimin Bicara Pilkada 2024: Buka Peluang Khofifah Maju di Jatim

Kemudian, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus mantan calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar memotong pembicaraan.

Sembari tertawa, Muhaimin meminta Anies menyampaikan kapan kira-kira bakal mengumumkan sikap politiknya ke depan.

“Maksud (wartawan), bulan apa pengumuman?” tanya Muhaimin. “Biasanya Gus Imin itu istikarahnya mantap. Kita menunggu istikarah Gus Imin dulu,” canda Anies.

Di sisi lain, Anies pun tak menjawab secara gamblang ketika ditanya apakah ada kemungkinan bergabung ke gerbong presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Ia hanya menekankan, saat ini statusnya adalah warga biasa. “Memang saya partai? Kan timnya sudah selesai. Kemudian, saya bukan pimpinan partai, saya warga negara sekarang,” imbuh dia.

Diketahui Partai Nasdem nampak memberikan sinyal ketertarikan untuk mengusung Anies dalam Pilkada DKI Jakarta 2024. Namun, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nampak ingin mengusung kadernya sendiri.

Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menentukan sikap. Tiga partai politik (parpol) itu merupakan bagian dari Koalisi Perubahan yang memberikan tiket pada Anies mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Prediksi Kursi DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029:

  • PKS 1.012.028 suara (18 kursi)
  • PDI-P 850.174 suara (15 kursi)
  • Gerindra 728.297 suara (14 kursi)
  • Nasdem 545.235 suara (11 kursi)
  • Golkar 517.819 suara (10 kursi)
  • PKB 470.682 suara (10 kursi)
  • PAN 455.906 suara (10 kursi)
  • PSI 465.936 suara (8 kursi)
  • Demokrat 444.314 suara (8 kursi)
  • Perindo 160.203 suara (1 kursi)
  • PPP dengan 153.240 suara (1 kursi)

(Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved