Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kronologi Kecelakaan Maut, 1 Orang Tewas usai 2 Motor Melaju dan Saling Terlibat Tabrakan

Terjadi kecelakaan maut di Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Editor: Tirza Ponto
Istimewa
Ilustrasi - Terjadi kecelakaan maut di Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Insiden kecelakaan maut ini melibatkan dua sepeda motor.

Adapun kecelakaan maut ini terjadi pada Senin (15/4/2024).

Kejadian nahas di Jalan Poros Sapaya, Dusun Bilampang menyebabkan satu orang tewas dan dua lainnya luka berat.

Kronologi kecelakaan

Diketahui peristiwa kecelakaan itu berawal pengendara motor Yamaha Vixion bernama Muhammad Jepri (27) memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di TKP kecelakaan yang merupakan tikungan, pengendara motor Vixion kehilangan kendali.

Insiden kecelakaan pun tak terhindarkan, motor Vixion itu langsung menabrak Yamaha Mio yang dikendarai oleh Baharuddin (45) bersama penumpangnya, Suaib (60), yang hendak menuju ke sebuah pesta pernikahan.

"Akibatnya 1 orang meninggal dunia di tempat dan 2 orang luka," jelas Kanit Laka Lantas Polres Gowa, Ipda Heri Siswanto.

Dia menyebut, di TKP yang merupakan jalur antar kecamatan tersebut kurang adanya rambu lalulintas dan marka jalan.

"Ini bukan jalur mudik tapi jalur antar Kecamatan," katanya.

Korban yang meninggal dunia telah dibawa ke rumah duka.

Sedangkan dua orang lainnya masih sementara dalam perawatan medis di RSUD Syekh Yusuf Gowa.

Cara Menghindari Kecelakaan

Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.

Kesadaran ini membuat pengemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(*)

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pengendara Motor Tewas, Korban Oleng hingga Tabrak Pohon

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved