Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, Mazmur 4:2, Tuhan Memperbesar Kapasitas
Renungan harian Kristen hari ini mengenai Tuhan Memperbesar Kapasitas yang terdapat dalam Mazmur 4:2.
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini mengenai Tuhan Memperbesar Kapasitas yang terdapat dalam Mazmur 4:2.
Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah, yang membenarkan aku. Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku. Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku!
Tribunners,
Sebagai umat kesayanganNya, kita diminta jangan kaget atau takut, jika Tuhan seringkali menggunakan kesusahan dan penderitaan untuk menguji kemurnian iman kita. Sebab, justru di dalam kesesakan dan kesulitanlah, kualitas iman kita yang sesungguhnya akan nampak; apakah kita tetap berharap dan mengandalkan Tuhan atau tidak; apakah kita tetap menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya sumber pertolongan dan penyediaan kita atau tidak.
Daud, merupakan salah satu tokoh Alkitab yang sering mengalami kesesakan dalam hidupnya. Meskipun demikian, dalam ayat pokok renungan hari ini, kita dapat menemukan kualitas iman Daud; yang terlihat dalam pernyataannya: Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku. Terjemahan bahasa Inggrisnya: “… thou hast enlarged me when I was in distress…” (= di dalam kesesakan Engkau memperbesar kapasitasku). Daud menyadari, saat dalam kesesakan, kapasitasnya sedang diperbesar oleh Tuhan.
Puji Tuhan! Kita mempunyai Tuhan yang jauh lebih besar dan lebih dasyat dari segala kesesakan dan penderitaan yang kita hadapi. Ketika kesulitan dan persoalan menerpa kita, di saat yang sama Tuhan sedang memperbesar kapasitas kita; supaya kita menang atas segala kesulitan itu. Jadi ingatlah, saat masalah datang, jangan lari atau menghindar! Tetapi hadapi dengan iman yang sungguh kepada Tuhan. Jika kita menghindar, kapasitas kita tidak akan alami kemajuan.
Saudara yang terkasih, ketahuilah bahwa Tuhan bisa mengerjakan kebaikan di tengah-tengah hal buruk (krisis) sekalipun. Roma 8:28 menegaskan: Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Yang dimaksud “segala sesuatu” dalam ayat tersebut adalah perkara yang baik maupun perkara yang buruk. Ini sesuai dengan prinsip yang Ayub pegang: “Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” (Ayub 2:10). Oleh sebab itu, meskipun perkara buruk (kesesakan) yang sedang kita alami, percayalah Tuhan juga bekerja di dalamnya untuk mendatangkan kebaikan (memperbesar kapasitas) kita.
Haleluya, Tuhan Yesus menolong kita semua.
| Renungan Harian Kristen Matius 28:5-6, Yesus Bangkit, Hiduplah Dalam Kebangkitan |
|
|---|
| Renungan Harian Pemuda Kristen, Matius 28:1, Maria Magdalena |
|
|---|
| Renungan Pemuda Kristen, Matius 28:2-4, di Luar Nalar |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Rabu 8 April 2026, Matius 28:5-6, Meyakini dengan Iman |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Rabu 8 April 2026, Matius 28:5-6a, Kabar Baik di Tengah Kekhawatiran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-harian-hari-ini-mengenai-gaya-hidup-mengasihi-yang-terdapat-dalam-yohanes-1512.jpg)