Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kronologi Kecelakaan Maut, Sepeda Motor Tabrak Pikap, 2 Kakak Adik Tewas Saat Silaturahmi Lebaran

Terjadi kecelakaan maut di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan pada Kamis (11/4/2024) kemarin.

Editor: Tirza Ponto
Istimewa
Terjadi kecelakaan maut di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan pada Kamis (11/4/2024) kemarin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Insiden kecelakaan maut ini terjadi saat lebaran, pada Kamis (11/4/2024) kemarin.

Adapun kecelakaan maut ini dialami sebuah sepeda motor dan pikap.

Lokasi tepatnya kecelakaan ini terjadi di Jalan Muaradua Baturaja wilayah di wilayah perbatasan Desa Tanjung Beringin-Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel.

Sepeda motor yang ditumpangi dua kakak adik.

Saat itu mereka ingin bersilaturahmi ke rumah keluarga di hari lebaran.

Tapi nahas kedua kakak adik ini kecelakaan hingga tewas di perjalanan.

Kronologi kecelakaan

Kasatlantas Polres OKU Selatan AKP Desram melalui Kanit Laka Safar MB, SH mengungkapkan bahwa kecelakaan berawal dari kendaraan mobil Isuzu Traga dikendarai oleh Suprihatin, melaju dari arah Muaradua hendak menuju ke arah Simpang.

Setibanya di TKP jalan yang menikung, dari arah berlawanan keduanya yang sama-sama melaju kencang bertabrakan dengan kendaraan sepeda motor yang dikendarai oleh dua kakak adik yang berboncengan.

"Korban yang melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Dari tabrakan tersebut, akibatnya kendaraan sepeda motor tersebut terpental ke kiri jalan,"terangnya.

Akibat laka tersebut, korban yang terpental mengalami luka robek pada bagian pelipis mata kanan, luka robek pada pelipis mata kiri, luka robek pada bagian kepala, luka robek pada lutut kaki kanan, luka memar pada bahu kanan dan meninggal dunia ditempat kejadian.

"Sedangkan untuk penumpang kendaraan mengalami luka robek pada kaki kanan, luka memar pada dada dan mengalami penurunan kesadaran sehingga dirujuk ke RSUD Baturaja, nyawanya tak tertolong,"sambungnya.

Kendati demikian, Kepolisian sudah mengamankan pengemudi sudah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres OKU selatan.

"Tersangka sudah kita amankan, untuk penyebab kecelakaan masih kita dalami,"terang Kanit.

Kata keluarga

"Korban, kakaknya atas nama Yogi meninggal di lokasi, sedangkan adiknya Zio sempat mengalami koma dibawa ke Baturaja sebelum akhirnya juga menghembuskan nafas terakhir,"terang Alpian keluarga Korban.

Alpian mengatakan, bahwa kedua keponakannya tersebut hendak mudik bersilaturahmi kepada keluarga di kampung halaman dalam momen hari raya Idul Fitri 1445 H ini.

Tiba di lokasi korban yang berboncengan mengendarai sepeda motor matic berwarna merah yang berkendara dengan kecepatan tinggi bertabrakan dengan mobil pick Up dari arah berlawanan hingga kecelakaan tak dapat terhindarkan.

Terpisah, Kades Simpang Adi Gautama yang juga masih kerabat korban mengungkapkan bahwa kedua korban yang merupakan pindahan dari warga Desa Simpang tersebut hendak menemui sang ayah di Desa Bayur di momen lebaran ini.

"Mereka (korban,red), hendak ke Desa Bayur Kecamatan Muaradua Kisam, hendak menemui keluarga ayahnya,"tandasnya.

Cara Menghindari Kecelakaan

Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.

Kesadaran ini membuat pengemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(*)

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut, Ayah dan Anak Tewas Saat Mudik usai Tabrak Beton Cor, Istri Luka Parah

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved