Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Viral Video Detik-detik Jembatan Suramadu Goyang Saat Gempa Jatim, Pengendara Langsung Lakukan ini

Ya viral di media sosial detik-detik saat gempa terjadi. Memperlihatkan Jembatan Suramadu yang bergoyang saat terjadi gempa.

Editor: Indry Panigoro
TribunJatim-Timur.com/Ahmad Faisol
Sejumlah pengendara tampak kebingungan hingga hendak berbalik arah ketika merasakan getaran serta bentang tengah Jembatan Suramadu bergoyang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Viral di media sosial video detik-detik Jembatan Suramadu bergoyang saat Jawa Timur diguncang gempa.

Gempa Jatim itu membuat Jembatan Suramadu bergoyang.

Akibatnya pengendara yang ada di jembatan iconik itu langsung ambil langkah seribu.

Mereka buru-buru putar balik menjauhi area jembatan.

Diketahui gempa bumi mengguncang Tuhan Jawa Timur kemarin Jumat 22 Maret 2024.

Gempa itu dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Salah satunya terada di Jembatan Suramadu .

Deretan gempa berkekuatan magnitudo besar sedari kemarin hingga pagi ini masih mengguncang jawa Timur 

Bahkan beberapa kali terjadi di wilayah tepatnya Tuban, Jawa Timur.

Terkait hal tersebut hingga saat ini gempa susulan masih terus terjadi.

Akibat guncangan gempa tersebut beberapa bangunan mengalami kerusakan.

Ya viral di media sosial detik-detik saat gempa terjadi.

Memperlihatkan Jembatan Suramadu yang bergoyang saat terjadi gempa.

Berikut ini video detik-detik gempa bumi Jatim di Jembatan Suramadu.

Gempa bumi yang terjadi di Tuban juga dirasakan para pengendara di atas Jembatan Suramadu, Jumat (22/3/2024).

Sejumlah pengendara tampak kebingungan hingga hendak berbalik arah ketika merasakan getaran serta bentang tengah Jembatan Suramadu bergoyang.

BMKG dalam laman resminya pada pukul 16.05 WIB menyebutkan, gempa susulan Tuban terekam lebih keras dari dua gempa sebelumnya, yakni Magnitude 6,6 terjadi pukul 15.52 WIB pada 130 KM Timur Laut Tuban dengan kedalaman 10 KM.

Suasana kepanikan juga terjadi di Bangkalan Plaza (Banplaz) setelah para pengunjung berhamburan keluar gedung perbelanjaan modern di Jalan Raya Halim Perdana Kusuma, Bangkalan. Kepanikan warga dipicu getaran ketiga gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Tuban.

Seorang pengunjung Banplaz (44), warga Kota Bangkalan mengungkapkan, dirinya merasakan getaran gempa yang lebih keras dari getaran sebelumnya saat berada di atas eskalator dalam perjalanan turun dari lantai I ke lantai II.

“Saya bilang ke pengunjung di eskalator agar langkah agak dipercepat karena terasa getaran gempa, ternyata banyak pengunjung yang sudah berhamburan ke luar Banplaz. Sekitar 7-10 detik, memang tak terlalu lama tetapi lumayan terasa banget, eskalator bergoyang lebih keras,” singkat Muhyi.

Sebelumnya diketahui gempa bumi melanda wilayah Tuban, Jawa Timur.

Dimana sebanyak dua kali gempa bumi berkekuatan magnitudo 6 terjadi di laut Jatim.

Bahkan puluhan gempa susulan terjadi secara beruntun.

Diketahui gempa bumi tepatnya melanda wilayah di Tuban, Jawa Timur.

Berdasarkan info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Gempa di Jatim yang terkuat bermagnitudo 6,5 berpusat di laut.

Tepatnya melanda wilayah Jawa Timur pukul 15.52 WIB.

Sementara itu gempa berpusat pada kedalaman 10 kilometer.

Lokasi pusat gempa berada di laut 130 km Timur Laut Tuban.

Gempa bumi di Jawa Timur, Jumat (22/3/2024)
Gempa bumi di Jawa Timur, Jumat (22/3/2024) (TribunManado via Google Maps)

Wilayah Dirasakan (Skala MMI):

  • III-IV Blora,
  • III-IV Surabaya,
  • III-IV Kab. Banjar,
  • II-III Mojokerto,
  • II-III Malang,
  • II-III Lumajang,
  • II-III Nganjuk,
  • II Yogyakarta,
  • II-III Pasuruan,
  • II-III Jepara,
  • II-III Rembang,
  • II-III Demak,
  • II-III Kudus,
  • II-III Semarang,
  • II Pacitan,
  • II Trenggalek,
  • II Blitar,
  • II Solo,
  • II Sleman,
  • II Kulonprogo,
  • II Kebumen,
  • II Temanggung,
  • III-IV Madura,
  • III-IV Gresik,
  • II-III Banjarbaru,
  • II-III Sampit,
  • II-III Banjarmasin,
  • II-III Martapura,
  • II-III Balikapapan,
  • II-III Tanah Grogot,
  • II-III Palangkaraya,
  • IV-V Bawean,
  • II-III Madiun

Berikut Penjelasan Lengkap Mengenai skala MMI.

Skala MMI I-II

TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) Tidak dirasakan atau dirasakan hanya oleh beberapa orang tetapi terekam oleh alat.

Skala MMI III-V

Dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan.

Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.

Skala MMI VI

KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah dan sebagian berjatuhan.

Skala MMI VII-VIII

KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) Banyak Retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah.

Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh.

Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang.

Skala MMI IX-XII

KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh.

Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung. (*)

(TribunManado.co.id)

Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved