Breaking News
Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Yesaya 42:3, Patah

Hidup yang penuh tekanan seringkali membuat kita merasa lelah, frustasi atau bahkan putus asa.

Penulis: Erlina Langi | Editor: Erlina Langi
Freepik.com
Illustrasi - Renungan Harian Kristen 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini

Yesaya 42:3 TB

Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya,
tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.

Patah

"Patah" adalah kondisi yang tidaklah asing bagi kita.

Hidup yang penuh tekanan seringkali membuat kita merasa lelah, frustasi atau bahkan putus asa.

Renungan hari ini menegaskan bahwa Allah memperhatikan setiap orang yang berada dalam kondisi "patah", dimana semangat dan kepercayaan diri seseorang melemah.

Namun, Allah menjamin bahwa kita tidak akan diputuskan. Kita tetap memiliki nilai serta arti yang berharga dalam pandangannya.

Terkadang, dalam perjalanan hidup, kita merasa semangat kita pudar, suara hati kita redup, dan mimpi kita semakin jauh.

Akan tetapi, ketika kita kehilangan semangat, Allah selalu memberikan cahaya dalam hidup kita. Ketika sumbu kita meredup, kehadiran-Nya memastikan bahwa nyala-Nya tidak akan pernah padam.

Dia akan selalu menghidupkan semangat kita dan menyediakan rute baru yang memberikan makna dan tujuan pada hidup kita.

Kesetiaan-Nya adalah landasan stabilitas dan kebenaran pada kehidupan kita.

Dalam hidup yang penuh dengan rintangan dan kesulitan, kita harus tetap setia pada Tuhan dan nilai-nilainya.

Kesetiaan kita pada-Nya akan membimbing langkah kita menuju jalan kebenaran, mencapai tujuan yang diimpikan, dan memperoleh hidup yang sejati.

#TribunEvergreen

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved