Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMKG Hari Ini 20 Maret 2024, Info Sejumlah Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem

Peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang pada Rabu (20/3/2024).

Editor: Glendi Manengal
TribunManado/Glendi
Peringatan dini BMKG cuaca ekstrem hari ini Rabu 20 Maret 2024 

TRIBUNMANADO.CO.ID Info peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini Rabu (20/3/2024).

Diketahui sejumlah wilayah di Indonesia dilanda hujan lebat.

Diinfokan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika hari ini beberapa wilayah potensi dilanda cuaca ekstrem.

Dimana daftar yang berpotensi cuaca ekstrem ada 26 wilayah.

Yang potensi terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.

Bagi yang wilayahnya potensi alami cuaca ekstrem diminta untuk waspada.

Dan siapkan hal-hal yang perlu untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Terkait hal tersebut berikut ini daftar wilayah potensi alami cuaca ekstrem.

Sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan masih akan dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang pada Rabu (20/3/2024).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, potensi cuaca ekstrem tersebut dapat memicu bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor.

Kondisi ini dipicu adanya Bibit Siklon Tropis 91S yang terdeteksi di Samudera Hindia barat Australia, dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara 996 hPa serta bergerak ke arah selatan-barat daya.

Potensi bibit siklon tersebut untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada di kategori rendah.

Namun demikian, sistem ini menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot (low level jet) di Samudra Hindia selatan Jawa-NTB.

Sehingga, kondisi mampu meningkatkan tinggi gelombang di sekitar Bibit siklon tropis tersebut.

Penyebab cuaca ekstrem

Tak hanya Bibit Siklon Trois, adanya Badai Tropis Megan (Tropical Storm Megan) juga terpantau berada di Teluk Carpentaria.

Badai ini memiliki kecepatan angin maksimum 75 knot dan tekanan udara 970 hPa serta bergerak ke arah selatan-barat daya.

"Potensi sistem ini cenderung melemah dalam 24 jam ke depan," ungkap BMKG.

Sistem ini menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot (low level jet) di Laut Banda, Maluku, Laut Arafuru, Papua dan Teluk Carpentaria, yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di sekitar Bibit siklon tropis tersebut.

Kemudian, adanya sirkulasi siklonik yang terpantau di perairan barat Sumatera Utara turut membentuk daerah konvergensi (pertemuan angin) memanjang di Sumatera utara dan Semenanjung Malaysia.

Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Sumatera Barat hingga Lampung, di Kalimantan Utara, di pesisir selatan Jawa, di Sulawesi bagian tengah, di Maluku, Papua Barat dan Papua.

"Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Nusa Tenggara. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut," tulis BMKG.

Wilayah yang berpotensi alami hujan lebat dan angin kencang

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, berikut sejumlah wilayah yang berpotensi alami cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang pada 20 Maret 2024:

20 Maret 2024

1. Wilayah yang berpotensi alami hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin
kencang:

  1. Aceh
  2. Sumatera Utara
  3. Riau
  4. Jambi
  5. Sumatera Selatan
  6. Kepulauan Bangka Belitung
  7. Lampung
  8. Nusa Tenggara Barat
  9. Nusa Tenggara Timur
  10. Kalimantan Barat
  11. Kalimantan Tengah
  12. Kalimantan Utara
  13. Kalimantan Timur
  14. Kalimantan Selatan
  15. Sulawesi Selatan
  16. Sulawesi Tenggara
  17. Maluku
  18. Papua

2. Wilayah yang berpotensi alami hujan yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang:

  1. Sumatera Barat
  2. Jawa Barat
  3. Bali
  4. Gorontalo
  5. Sulawesi Tengah
  6. Papua Barat

3. Wilayah yang berpotensi alami angin kencang:

  1. Jawa Timur
  2. Sulawesi Barat.

(Sumber Kompas)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved