Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Doa Islam

Bacaan Doa Kamilin Doa Khusus yang Dibaca Setelah Sholat Tarawih di Bulan Suci Ramadan

Namun, terdapat doa dari para Ulama yang biasa dipanjatkan setelah Shalat tarawih, yang disebut doa kamilin.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Dik
Bacaan lengkap Doa Kamilin . Dibaca sesudah sholat tarawih . 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Puasa Ramadan 2024 sudah di depan mata.

Namun awal puasa Ramadhan 2024 berpotensi beda.

Muhammadiyah menetapkan puasa Ramadhan mulai Senin, 11 Maret 2024.

Pemerintah dan NU diprediksi akan menetapkan Selasa, 12 Maret 2024 sebagai awal bulan puasa Ramadhan 2024. 
 
Namun diprediksi keduanya akan menetapkan Selasa, 12 Maret 2024 sebagai awal bulan puasa Ramadhan 2024.

 Berbicara puasa Ramadan, tak afdol jika membahas tarawih.

Pasalnya tarawih menjadi pembeda antar bulan puasa dengan bulan-bulan biasa lainnya.

Nah tahukah Anda kalau usai sholat tarawih ada doa khusus yang perlu dibaca.

Berikut ini adalah doa setelah sholat tarawih.

Pada dasarnya tidak ada perintah khusus doa setelah selesai Shalat tarawih.

Namun, terdapat doa dari para Ulama yang biasa dipanjatkan setelah Shalat tarawih, yang disebut doa kamilin.

Bacaan Doa Kamilin

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allâhummaj‘alnâ bil îmâni kâmilîn. Wa lil farâidli muaddîn. Wa lish-shlâti hâfidhîn. Wa liz-zakâti fâ‘ilîn. Wa lima ‘indaka thâlibîn. Wa li ‘afwika râjîn. Wa bil-hudâ mutamassikîn. Wa ‘anil laghwi mu‘ridlîn. Wa fid-dunyâ zâhdîn. Wa fil ‘âkhirati râghibîn. Wa bil-qadlâ’I râdlîn.

Wa lin na‘mâ’I syâkirîn. Wa ‘alal balâ’i shâbirîn. Wa tahta lawâ’i muhammadin shallallâhu ‘alaihi wasallam yaumal qiyâmati sâ’irîna wa ilal haudli wâridîn.

Wa ilal jannati dâkhilîn. Wa min sundusin wa istabraqîn wadîbâjin mutalabbisîn. Wa min tha‘âmil jannati âkilîn.

Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syâribîn. Bi akwâbin wa abârîqa wa ka‘sin min ma‘în. Ma‘al ladzîna an‘amta ‘alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadâ’i wash shâlihîna wa hasuna ulâ’ika rafîqan.

Dâlikal fadl-lu minallâhi wa kafâ billâhi ‘alîman. Allâhummaj‘alnâ fî hâdzihil lailatisy syahrisy syarîfail mubârakah minas su‘adâ’il maqbûlîn.

Wa lâ taj‘alnâ minal asyqiyâ’il mardûdîn. Wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma‘în. Birahmatika yâ arhamar râhimîn wal hamdulillâhi rabbil ‘âlamîn.

Artinya:

“Yaa Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban- kewajiban, yang memelihara Shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu,

yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat , yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami,

Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,

yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik.

Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui.

Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya.

Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam." 

Doa Kamilin doa yang dibaca setelah Sholat Witir
Doa Kamilin doa yang dibaca setelah Sholat Tarawih

Doa Kamilin adalah doa yang biasa dibaca selepas selesai tarawih, doa ini tidak terdapat di alquran maupun hadist.

Tidak pernah ada anjuran maupun pernyataan akan doa kamilin dalam alquran maupun hadist.

Melainkan doa ini adalah ajaran para ulama.

Doa kamilin ini juga menjadi pembatas antara salat tarawih dan salat witir. Ketika salat tersebut dilakukan secara berjamaah, imam atau bilal akan memimpin para jemaah dalam membaca doa ini.

Tata Cara Mengerjakan Shalat Tarawih 8 Rakaat

Secara umum sama dengan Shalat sunnah yang lainnya, bedanya dari cara dalam mengerjakan shalat tarawih tersebut.

Apakah memakai sistem 4 rakaat satu kali salam atau 2 rakaat satu kali salam.

Tata Cara Shalat Tarawih 4 Rakaat 1 Salam

- Mengucapkan niat Shalat tarawih sesuai dengan posisi arah kiblat, sebagai imam atau makmum Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.

- Mengucap takbir saat takbiratul ihram.

- Membaca Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an.

- Rukuk Itidal.

- Sujud pertama.

- Duduk di antara dua sujud.

- Sujud kedua.

- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua hingga rakaat keempat dengan gerakan yang sama seperti rakaat pertama (mulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua).

- Duduk tasyahud akhir dan salam pada rakaat kempat.

Tata Cara Shalat Tarawih 2 Rakaat 1 Salam

- Mengucapkan niat Shalat tarawih sesuai dengan posisinya, sebagai imam atau makmum Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.

- Mengucap takbir saat takbiratul ihram.

- Membaca Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an.

- Rukuk Itidal.

- Sujud pertama.

- Duduk di antara dua sujud.

- Sujud kedua.

- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

-  Duduk tasyahud pada rakaat ke dua.

Doa Sesudah Sholat Tarawih dan Witir
Doa Sesudah Sholat Tarawih dan Witir (Tribunsumsel.com)

Artikel sudah tayang di TRIBUNMANADO.CO.ID

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved