Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Dokter Hewan Tewas, Motor CRF Korban Tabrakan dengan Mobil Pikap

Terjadi kecelakaan maut di Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada kemarin hari Selasa pagi.

tribunmataraman.com
Mobil pikap yang menabrak drh Andaru Rizki di Desa Sukosewu, Bojonegoro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada kemarin hari Selasa pagi.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil pikap dengan sepeda motor.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang dokter hewan tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Wanita Tewas Tertabrak Truk, Hendak Antar Cucunya Berangkat ke Sekolah

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu berdoa dan menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Dokter hewan Andaru Rizki (27), meninggal dunia setelah ditabrak mobil Suzuki Pikap di Jalan Raya Kapas-Sukosewu, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (27/2/2024) pagi.

Insiden ini terjadi saat dokter muda itu mengendarai motor Honda CRF nopol S 3778 AB.

Sedangkan mobil pikap yang menabraknya adalah Suzuki Pikap nopol L 1181 YZ yang dikemudikan MF dari arah berlawanan.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian membenarkan hal itu.

Dia mengemukakan, kecelakaan lalu lintas menewaskan pemuda kelahiran 1996 tersebut terjadi sekira pukul 08.30.

Kronologinya, mobil Suzuki Pikap dikemudikan MF melaju dari arah utara ke selatan.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil dimaksud mengambil haluan terlalu ke kanan sampai masuk ke ruas kanan jalan atau arah berlawanan.

Sementara di ruas kanan jalan atau arah berlawanan itu melaju motor Honda CRF dikendarai Andaru Rizki.

Akibat jarak antara dua kendaraan itu terlalu dekat, kecelakaan lalu lintas antar keduanya pun tak terhindarkan.

"Akibat kecelakaan lalu lintas itu, korban (Andaru Rizki, red) mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP," ujarnya, Selasa (27/2/2024) sore.

Selanjutnya, lanjut dia, jenazah dokter hewan asal Desa Papringan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro itu divisum dan dipulasarakan di RSUD dr Sosodoro Djatikoeosoemo lalu diserahkan kepada keluarga korban.

Terkait MF pengendara mobil pikap penyeruduk Andaru Rizki, kata dia, warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro itu telah dimintai keterangan pihaknya untuk proses hukum lebih lanjut.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(tribunmataraman.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di Tribunmataraman.com

Sumber: Tribun Mataram
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved