Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konten Kreator Diserang Pencuri

BREAKING NEWS : Pergoki Pencuri, Marco Content Creator di Bitung Jadi Korban Penganiayaan

Akibat peristiwa ini, Marco mengalami luka-luka disekujur tubuhnya dan terbaring lemah serta mendapat perawatan di rumah

HO
Marco konten kreator di Bitung jadi korban penganiayaan pencuri di rumahnya. Saat korban sehat dan setelah jadi korban penganiayaan 

BITUNG, TRIBUNMANADO.CO.ID - Apes, dialami seorang content creator di Bitung Sulawesi Utara bernama Marco Rompis (29).

Warga Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian, jadi korban penganiayaan.

Kuat dugaan pelakunya, adalah kawanan pencuri.

Baca juga: Viral Video Pencuri Kembalikan Kotak Amal Masjid di Banyumas, Kena Prank dengan Isi Kotak

Kawanan pencuri itu, kepergok korban ketika hendak beraksi di sebuah warung tak jauh dari rumahnya.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/2/2024), sekitar pukul 3 subuh.

"Sebelum kejadian, kami hendak masuk ke dalam rumah setelah pulang dari rumah teman melakukan edit konten," cerita Marco melalui kakaknya Michelle, Selasa (27/2/2024).

Lanjutnya, dengan mata kepala sendiri melihat kawanan pencuri sebanyak empat orang laki-laki.

Ada yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang.

Korban kemudian menerangi (senter) ke arah para pelaku yang tengah beraksi, lalu teriak pencuri.

Mengetahui aksi mereka di ketahui korban, beberapa pelaku melempar batu ke arah korban yang sudah berada di depan pintu masuk rumah.

"Saya langsung lari ke lorong samping rumah, tidak lari masuk ke rumah karena takut mereka akan apa-apakan di dalam rumah ada mama," tambahnya.

Akibat peristiwa ini, Marco mengalami luka-luka disekujur tubuhnya dan terbaring lemah serta mendapat perawatan di rumah.

Pihak keluarga sudah melayangkan laporan resmi, ke sentra pelayanan terpadu satu pintu polres Bitung dan korban telah di visum et repertum.

"Polisi harus cepat bertindak, tangkap pelakunya. Jangan di biarkan," tegasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Bitung Iptu Iwan Setyabudi menjelaskan ketika kasus ini sudah masuk di SPKT akan ada tahapan dan proses lanjutnya.

"Penyidik akan melakukan BAP ke korban dan saksi. Tapi karena korban alami luka jadi harus di rawat ke rumah sakit. Untuk pelakunya polisi akan melakukan pengembangan dan pencarian," kata Iptu Iwan Setyabudi.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved