Pria Tabrak Polisi di Bolmong
Kronologi Pemotor di Bolmong Terobos Razia Polisi, Sebabkan Satu Petugas Patah Tulang Kaki
Akibat insiden ini seorang petugas polisi yang sedang menjalankan razia KRYD mengalami patah tulang di kaki sebelah kiri.
Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID,BOLMONG - Seorang pengendara roda 2 Honda CBR 250, diamankan di Mapolres Bolaang Mongondow usai tabrak polisi yang sedang bertugas.
Diketahui pengendara Honda CBR 250 inisial GAFK atau Gilbert (20) sudah diamankan di Mapolres Bolaang Mongondow.
Akibat insiden ini seorang petugas polisi yang sedang menjalankan razia KRYD mengalami patah tulang di kaki sebelah kiri.
Baca juga: BREAKING NEWS : Pria di Bolmong Terobos Razia Polisi, Seorang Petugas Sampai Patah Tulang
Kapolres Bolmong AKBP Arianto Salkery menjelaskan kronologi kejadian saat anggotanya sedang bertugas.
"Anggota piket Polsek Lolak melaksanakan razia lalulintas dalam rangka pelaksanaan KRYD di jalan Trans Sulawesi depan Polsek Lolak di desa Dulangon, Kecamatan Lolak yang menyasar kendaraan yang menggunakan knalpot brong, serta mengurangi penyakit masyarakat lainnya tadi malam, " ucap Kapolres Rabu (07/02/2024).
Lanjut Kapolres, saat melaksanakan razia sekitar pukul 22.25 Wita terlihat tiga unit kendaraan sepeda motor yang bergerak dari arah Manado menuju arah Gorontalo dan salah satunya dikendarai oleh pelaku berhenti di tepi jalan yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi pelaksanaan KRYD.
"Saat petugas sedang memeriksa kelengkapan serta muatan kendaraan pick up yang telah diberhentikan, dari arah Manado datang sebuah kendaraan truck kemudian petugas memberi isyarat berhenti dengan cara melambaikan lampu senter merah sehingga kendaraan truck memperlambat kecepatannya hendak berhenti. Tiba-tiba sebuah kendaraan sepeda motor Honda CBR 250 warna abu-abu, tanpa TNKB, pengendara tidak mengenakan helm, dan kendaraan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang dikendarai oleh pelaku dengan seorang temannya menerobos," jelasnya.
Saat itu kejadian tak terduga menimpa anggota polisi yang sedang bertugas yang terpental ke aspal jalan.
"Pelaku dengan kendaraannya menerobos dengan kecepatan tinggi dan menabrak petugas, " ucapnya.
Kapolres menjelaskan bahwa ternyata pelaku adalah salah satu dari tiga pengendara motor yang sempat terlihat berhenti 50 meter dari lokasi razia.
"Meski kejadian berlangsung cepat, namun pelaku berhasil dicegat dan diberhentikan sekitar 15 meter dari posisi petugas yang ditabrak tersebut," ucapnya.
Dengan kejadian itu kata Kapolres petugas yang menjadi korban dilarikan ke RSUD Datoe Binangkang di Desa Lolak II untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah mendapat penanganan awal, dilakukan kordinasi dengan pihak keluarga korban dibawa ke RS Monompia Kotamobagu untuk dilakukan penanganan medis lanjutan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.