Kabar Artis
Igun Pamit Keluar dari Brownis, Ruben Onsu Kecewa hingga Singgung Sosok Ini
Mundurnya Igun sebagai host Brownis membuat rekan sesama host-nya, Ruben Onsu, merasa sedih.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ramai soal Ivan Gunawan yang berhenti jadi host Brownis Trans TV.
Ivan Gunawan pamit dari Brownis tak lama setelah program acara televisi yang dibawakannya bersama Ruben Onsu, Ayu Ting Ting dan Wendi Cagur tersebut disomasi KPI atau Komisi Penyiaran Indonesia.
Mundurnya Igun sebagai host Brownis membuat rekan sesama host-nya, Ruben Onsu, merasa sedih.
Tak hanya bersedih, Ruben Onsu mengaku kesal.
Suami Sarwendah Tan tersebut menyinggung soal sosok para pembenci yang diduga turut andil menyebabkan Igun keluar dari Brownis.
Ruben Onsu mengaku telah memiliki chemistry dengan Ivan Gunawan dalam hal pekerjaan.
Namun keputusan Igun sudah bulat.
Ruben pun tak bisa berbuat banyak untuk menahan sahabatnya.
"Marah pasti ya, sedih ya pasti. Saya dari pagi di kantor harus ngelewatin hari kayak males gitu. Karena nggak gampang lho kita menemukan chemistry," tutur Ruben, dikutip dari YouTube Trans TV Official, Rabu (10/1/2024).
"Tapi keputusan itu kan udah bulat ya, saya nggak bisa berbuat apa-apa lagi, Igun akan menjadi sosok yang kami rindukan, kami sayang," lanjutnya.
Ditemani Ayu Ting Ting dan Wendy Cagur, Ruben menyinggung soal pembenci yang merasa selalu benar.
Ia merasa kini banyak pula yang mudah menghakimi karakter atau pribadi orang.
Hingga diingatkan bapak tiga anak ini, hukum karma itu pasti ada.
"Saya cuma bilang, ketika orang lain merasa dirinya paling benar, sudah men-judge sebuah karakter seseorang, hukum tabur tuai itu pasti ada," jelas Ruben.
"Saya kecewa pasti, sedih lebih banyak. Sekarang ini lagi banyak hakim, lagi banyak jadi juri buat hidup orang lain," timpalnya lagi.
Menurut Ruben, setiap program TV pasti punya karakter yang berbeda.
Namun kini sosial media dengan mudah membuat viral dan video penampilan Igun dihujat hingga ditanggapi KPI.
Hal itu, dikatakan Ruben, justru akhirnya membunuh karakter setiap orang.
Pihaknya juga tak sependapat jika penampilan Igun disebut dapat merusak etika dan norma.
"Setiap program punya karakter, untuk semua orang pembenci ya akan benci terus, sekarang ini sosial media semakin banyak yang akhirnya membunuh sebuah karakter," jelas Ruben.
"Sebenernya kalau ada orang yang dianggep merusak 'merusak dari kaca mata siapa?'. Biarkan sudut pandang itu berbeda tapi lu nggak pernah bikin down mental," tutupnya.
//Brownis TTV Ditegur KPI
Sebelumnya, penampilan Ivan Gunawan di Brownis Trans TV pada 30 Oktober 2023 lalu menimbulkan pro kontra.
Pasalnya, Igun sapaan akrab Ivan Gunawan, tampak mengenakan gaya fesyen ala 60-an, tapi dinilai KPI mirip perempuan.
Buntutnya, Igun kini sudah menyatakan pamit mundur dari acara yang dibawakannya selama tujuh tahun itu.
//Ivan Gunawan Tanggapi Teguran KPI
Sebelumnya, mengetahui dirinya mendapat teguran melalui program Brownis Trans TV, Ivan Gunawan meradang.
Secara blak-blakan, desiner kondang tersebut menjawab teguran KPI.
Balasan tersebut ditulis Igun melalui unggahan Instastory-nya.
Lewat Instagram Story pribadinya, @ivan Gunawan, Kamis (4/1/2024), Ivan Gunawan marah dan tak terima sampai mencoba memberikan klarifikasi.
Ia kembali memperlihatkan foto penampilannya yang dipermasalahkan pihak KPI.
Kala itu, mantan kekasih Rossa ini mengenakan atasan gelap dengan nuansa gliter yang senada dengan celananya.
Kemudian, Ivan juga melengkapinya dengan aksesoris mahkota warna emas.
Tak ketinggalan, sepatu emas model boots tinggi juga menjadi sorotan.
"Ini gaya gue @kpipusat yang loe tegur," tulisnya.
Dalam story lainnya, Ivan seolah ingin mengklarifikasi terkait penampilannya tersebut.
Sang designer ini mencoba menjelaskan penampilannya kala itu sesuai dengan tema gaya fesyen 60-an.
"@kpipusat ini trend 60's," jelasnya lagi.
Lebih dari itu, ia juga mencoba mengklarifikasi perihal sepatu boots yang ia kenakan.
Sebelumnya, model sepatu Ivan turut jadi sorotan karena dinilai mirip penampilan perempuan.
"Sepatu boots tinggi kaya cewek nah @kpipusat jaman sekarang yang pake hak bukan cewek doang," lanjutnya.
Tidak hanya sepatu boots, Ivan juga menjelaskan soal mahkota yang dikenakan.
Ia meminta KPI tak melarangnya mengenakan mahkota saat mengisi acara TV.
Menurutnya, mahkota bagi Ivan sebagai simbol bentuk prestasi dan kebanggan.
"Satu lagi @kpipusat, mahkota itu prestasi buat hidup gue.
Jadi jangan loe larang-larang gue karena gue bangga akan prestasi gue," tegas Ivan lagi.
Dalam postingan terbaru, Ivan secara blak-blakan menanggapi soal sanksi KPI atas penampilannya.
Tingkah dan penampilannya dinilai mirip perempuan, presenter 42 tahun tersebut menegaskan itu adalah bagian dari karakternya yang tak bisa diubah.
"Setelah gue baca postingan @kpipusat yang kasih gue sanksi ke @brownis_ttv karena tingkah gue yang kaya perempuan.
Ini karakter gue, gue nggak mau ubah. Its me," jelas Ivan.
Diakui Ivan, dirinya memang terlahir sedikit berbeda dari pria pada umumnya.
Meski begitu Ivan tetap bahagia menikmati hidupnya.
"Karena mungkin gue terlahir berbeda nggak kayak laki pada umumnya.
Tapi gue happy dengan kehidupan Tuhan sudah kasih, talenta yang Tuhan sudah kasih, keluarga yang sudah Tuhan kasih, garis hidup yang Tuhan sudah kasih," sambungnya.
Kini Ivan hanya ingin terus berkarya dan tetap menjadi dirinya sendiri.
Dengan atau tanpa tampil di TV, Ivan mengatakan masih tetap bisa melanjutkan hidupnya.
Dikatakan Ivan, ia kini sudah terkenal tak lagi di Indonesia saja namun sudah sampai kancah internasional lewat karya-karya fesyennya.
"Sekarang umur gue 42 tahun, gue yakin gue masih berkarya dan jadi diri gue. Tanpa gue ada dan nonggol di TV, insyallah akan hidup...
"Btw gue terkenal di dunia internasional bukan karena gue ada di @brownis_ttv bismillah kehidupan gue akan berlanjut," tutupnya.
Sebelumnya, lewat Instagram resmi @kpipusat, KPI Pusat menyampaikan teguran terkait penampilan Ivan Gunawan di Brownis Trans TV.
Dalam keterangan, KPI menjatuhkan sanksi administratif secara tertulis pertama untuk program Brownis.
Menurut KPI, Ivan Gunawan dianggap berpenampilan layaknya perempuan.
Sehingga hal itu dinilai melanggar etika dan norma yang tertera dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012.
"Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjatuhkan sanksi adminisratif teguran tertulis pertama untuk Program Siaran “Brownis” di Trans TV. Program ini kedapatan menampilkan adegan yang mengarah pada penormalan laki-laki bergaya perempuan yang dipertontonkan kepada khalayak.
Hal tersebut dinilai melanggar etika dan norma sebagaimana terdapat dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012.
Pelanggaran ini terjadi pada 30 Oktober 2023 pukul 12.38 WIB berupa penampilan a.n Ivan Gunawan menggunakan pakaian, riasan, aksesoris, dan bahasa tubuh kewanitaan," tulis KPI Pusat.
Atas teguran ini, KPI berharap pihak Trans TV memberikan klarifikasi pada 12 Desember 2024, mendatang.
Lebih dari itu, pihaknya meminta Trans TV bisa melakukan perbaikan supaya tidak kembali melakukan kesalahan yang sama.
"KPI Pusat telah meminta Trans TV untuk menglarifikasi pada 12 Desember 2023 dan menjadi catatan KPI dalam rapat pleno penjatuhan sanksi.
KPI meminta Trans TV untuk melakukan perbaikan internal dan tidak lagi mengulangi pelanggaran yang sama," tutup KPI (Tribunnews.com/Ayu)
Sebagian diolah dari artikel Tribunnews.com
| Chelsea Olivia Jalani Operasi, Ungkap Kondisi Terkini Usai Tindakan Medis |
|
|---|
| Kisah Perjalanan Cinta Ratu Rizky Nabila dan Pesulap Merah |
|
|---|
| Insanul Fahmi Tak Jadi Laporkan Mawa ke Komnas Anak, Sudah Atur Jadwal Pertemuan |
|
|---|
| Sempat Bimbang, Tengku Dewi Putri Akhirnya Putuskan Kembali Nge-DJ |
|
|---|
| Insanul Fahmi Tetap Lapor ke Komnas Anak Meski Khawatir akan Berdampak pada Putranya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ruben-Onsu-tanggapi-soal-Ivan-Gunawan-yang-pamit-berhenti-jadi-host-Brownis.jpg)