Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Rut 2:1-23, Hidup dalam Pemeliharaan Tuhan

Renungan Harian Kristen hari ini mengenai Hidup dalam Pemeliharaan Tuhan dan terdapat di Rut 2:1-23.

Tayang:
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
Pixabay.com
Renungan Harian Kristen hari ini mengenai Hidup dalam Pemeliharaan Tuhan dan terdapat di Rut 2:1-23. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini mengenai Hidup dalam Pemeliharaan Tuhan dan terdapat di Rut 2:1-23.

Tribunners,

Tradisi mudik di negeri kita sering jadi ajang unjuk keberhasilan di perantauan. Namun kepulangan Naomi ke kampung halamannya sungguh tragis (Rut 1:20-21). Bila ia pergi merantau dengan suami dan kedua anak laki-lakinya, namun saat ia kembali hanya dengan salah seorang menantunya, yaitu Rut.

Sebagai janda, tak banyak kemungkinan yang terbuka bagi sang mertua dan menantunya untuk menghidupi diri mereka sendiri. Namun kedatangan mereka pas saat dimulainya panen jelai (Rut 1:22) seolah memperlihatkan dimulainya juga kehidupan baru mereka di tanah itu.

Masa yang tepat itu bagai memperlihatkan providensi (pemeliharaan) Allah atas mereka. Mengapa? Karena ada aturan di dalam masyarakat Israel agar orang tidak memanen sampai habis (Imamat 19:9), sebab sisanya adalah bagian orang miskin dan orang asing. Bahkan jika seorang pemilik ladang ketinggalan berkas jelai, ia dilarang untuk mengambilnya kembali (Ulangan 24:19-23).

Dengan bermodalkan aturan ini, Rut berinisiatif pergi memungut bulir jelai yang tersisa (2-3). Tanpa seorang pria dalam keluarga mereka, Rut merasa bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan mertuanya. Ladang yang dituju Rut ternyata milik Boas, keluarga Naomi dari pihak suaminya (1). Kehadiran Rut di ladang itu menarik perhatian Boas (5), yang ternyata sudah mendengar kisah Rut. Maka karena kasih Rut kepada mertuanya serta imannya kepada Allah Israel membuat Boas menaruh belas kasihan kepada Rut (11-12). Itulah sebabnya Rut mendapat perlakuan istimewa dari Boas (9, 14-16).

Naomi yang mendengarkan laporan Rut lalu memuji Tuhan (20). Sungguh berbeda dengan Naomi yang sebelumnya berkata, "... Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku." "... Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku." (Rut 1:20-21). Ya, mulai saat itu Naomi akan menyaksikan bagaimana Allah membukakan kehendak-Nya satu per satu sehingga ia dapat melihat bagaimana segala sesuatu bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28).

Allah yang memelihara hidup Rut dan Naomi adalah Allah yang sama yang memelihara hidup kita. Oleh sebab itu, mari tetap percaya dan arahkan pandangan iman kita kepadaNya, teruslah bersandar pada pemeliharaan Tuhan. Meskipun mungkin kita pernah mengeluarkan perkataan keluhan tentang segala kepahitan hidup di masa lalu, namun IA adalah Tuhan yang memahami hidup kita. Asal kita tetap berserah kepadaNya dan terus mengasihiNya, maka Tuhan pasti memulihkan hidup kita. Satu per satu pintu berkat pasti akan dibukakanNya bagi kita.

Puji Tuhan. God bless your day.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved