Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Pria Paruh Baya Pengendara Motor Tewas, Korban Tabrak Truk Ketika Berangkat Kerja

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Nusantara, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau pada kemarin Selasa pagi

Polres Tanjab Barat
Ilustrasi kecelakaan motor Vega R 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Nusantara, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau pada kemarin hari Selasa pagi.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan sepeda motor dengan truk.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pria paruh baya tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut, 4 Orang Tewas Usai Mobil Tabrak Truk, Korban Satu Keluarga Setelah Hadiri Wisuda

Baca juga: Gempa Hari Ini, Info BMKG Terkini Rabu 20 Desember 2023, Guncang Jawa Barat di Laut

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu berdoa dan menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Kecelakaan di Bintan merenggut nyawa Syamsul Arifin (50), Selasa (19/12/2023).

Pria paruh baya itu tewas setelah motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan truk di Jalan Nusantara RT/RW 002/002 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.

Korban sempat tak sadarkan diri, dan tergeletak di jalan, dengan kondisi Yamaha Vega R warna silver hitam BP 2467 BA mengalami rusak parah.

Diduga korban menabrak truk Daihatsu Delta warna biru BP 8204 BU yang mengambil jalurnya.

Kasat Lantas Polres Bintan Khapandi mengatakan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong lagi.

Pada saat kejadian, korban Syamsul tidak sendirian.

Ia bersama rekannya Syamsuwir (41).

"Syamsuwir duduk di belakang.

Alhamdulillah dia selamat dalam insiden ini, dan tidak mengalami luka parah.

Keduanya ingin berangkat kerja," ucap Khapandi.

Ia menjelaskan, kecelakaan itu terjadi tepat di depan Polindes Melati, Selasa pagi sekira pukul 07.45 WIB.

Bermula saat truk Daihatsu Delta yang dikemudikan oleh Didi Putra (39) datang dari arah Jalan Korindo menuju Galang Batang, diduga dalam kecepatan tinggi.

Menurut keterangan Didi, ia tidak dapat mengendalikan kendaraannya akibat ada sebuah sepeda motor yang berada di depannya.

Didi kemudian membanting setir ke arah kanan jalan, tiba-tiba datang dari jalur berlawanan, motor Yamaha Vega R. Tabrakan pun tak terelakan lagi.

"Motor menabrak bagian kiri truk, hingga korban Syamsul alami luka di bagian kepala dan kaki sebelah kanan," kata Khapandi.

Saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk dan sejumlah saksi.

"Nanti kami kabarin lagi, proses selanjutnya," ucap Kasat.

Dikatakannya, adapun langkah-langkah yang telah dilakukan di antaranya, sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan olah TKP singkat, mengumpulkan keterangan saksi.

Termasuk mengambil identitas korban laka lantas, mengamankan kendaraan yang terlibat laka lantas ke kantor Polsek Bintan Timur.

"Akibat kejadian ini, kerugian materi kerusakan kendaraan akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp 5 juta," jelasnya.

Mobil Penumpang Terbalik, Sopir dan 6 Penumpang Alami Luka Ringan

Minibus angkutan kota merek kesatuan KBT trayek 01 Tarutung-Pancur Napitu mengalami kecelakaan, 7 penumpang mengalami luka ringan.

Mini bus bernomor Polisi BB1093 XA yang dikemudikan oleh Janter Frsnsisko Tarihoran (23 ) warga Desa Sakkaran, Kecamatan Siatas Barita, Taput itu mengalami kecelakaan, Selasa ( 19/12/2023 ) tepat di Jalan Umum Kilometer 5 - 6 di Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Tapanuli Utara.

Kasat Lantas AKP Dahnial Saragih membenarkan peristiwa tersebut.

"Dalam kecelakaan tersebut ada 6 orang penumpang yang mengalami luka ringan di tambah dengan pengemudinya.

Jadi total yang mengalami luka jadi 7 orang," ujar AKP Dahnial Saragih, Selasa (19/12/2023).

Ketujuh korban yakni, Pengemudi, RRS (15) warga Desa Parbubu Pea Kecamatan Tarutung, RH (16), TH (16), BNH (15) ketiganya warga Desa Parbaju Julu, Kecamatan Tarutung, IST (17) warga Komplek Mesjid Kelurahan Hutatoruan X, Kecamatan Tarutung, ASS (15) warga Desa Parbubu Pea, Kecamatan Tarutung, Taput.

"Hasil olah TKP dan keterangan saksi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi, diduga pengemudi kurang hati-hati dan melaju dengan kecepatan tinggi," sambungnya.

Ia menjelaskan saat mobil melaju dari arah Tarutung menuju arah sidempuan, tepat di TKP mobil selip ke beram jalan sebelah kiri arah tujuannya lalu sopir banting stir ke kanan dan mobil pun terjun ke sawah sebelah kanan searah tujuanya.

"Waktu itu di dalam mobil ada 11 orang penumpang yang merupakan pelajar di SMK 1 Pancur Napitu Siatas Barita Taput.

Namun yang mengalami luka hanya 6 orang," ungkapnya.

Seluruh yang luka-luka sempat di bawa ke Rumah Sakit Umum Tarutung untuk pertolongan namun sebagian sudah kembali ke rumahnya.

Sebagian masih di rawat bersama sopirnya.

"Mobil sudah diamankan di unit laka sebagai barang bukti.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang sebenarnya," katanya.

(Tribun-Medan.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di TribunBatam.id Tribun-Medan.com

Sumber: TribunBatam.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved