Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Viral Video Detik-detik Babinsa Dikeroyok Warga saat Bertugas di Pernikahan

Sebuah rekaman video menampilkan momen seorang anggota Babinsa yang menjadi korban pemukulan oleh sekelompok warga telah menjadi viral di media sosial

Tayang:
Editor: Alexander Pattyranie
X @REP0RT_ID
Viral Video Detik-detik Babinsa Dikeroyok Warga saat Bertugas di Pernikahan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah rekaman video menampilkan momen seorang anggota Babinsa yang menjadi korban pemukulan oleh sekelompok warga telah menjadi viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi dalam rangka acara pernikahan di Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada malam Sabtu (2/12/2023).

Salah satu video dari insiden tersebut telah dibagikan melalui akun X @REP0RT_ID.

Dalam cuplikan tersebut, seorang anggota Babinsa, mengenakan seragam loreng, terlihat terjatuh ke tanah akibat dorongan dari sejumlah warga.

Meskipun demikian, dengan cepat ia bangkit kembali untuk menghindari potensi pengeroyokan lebih lanjut.

Rekaman juga menunjukkan beberapa warga yang mencoba terus memukul anggota Babinsa tersebut, sementara yang lain berusaha untuk memisahkan dan meredakan situasi tersebut.

Terlihat pula anggota kepolisian berusaha mengamankan salah seorang warga yang melakukan pemukulan.

Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah dilihat sebanyak 489,4 ribu kali.

Lantas seperti apa kronologi kejadiannya?

Keterangan Polisi

Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto menjelaskan, anggota Babinsa yang terdapat pada video viral tersebut adalah Koptu Suyoko.

Awalnya, Koptu Suyoko diterjunkan untuk mengamankan keramaian hiburan organ tunggal pada resepsi pernikahan.

Kemudian, terjadi cekcok antar-warga ketika malam sudah semakin larut.

Koptu Suyoko yang berusaha menengahi pertikaian itu justru menjadi sasaran amukan warga.

Menurut Dedy, saat itu warga dalam berada kondisi mabuk minuman keras.

"Dianiaya saat bertugas dalam rangka pengamanan acara pernikahan warga dengan hiburan solo organ," terang Dedy pada Minggu (3/12/2023), dikutip dari Kompas.com.

Menjelang rampung, kata Dedy, pentas organ tunggal sekitar pukul 22.00 mendadak situasi berlangsung ricuh antar tamu.

Koptu Suyoko saat itu pun langsung menarik keluar seorang biang kerok dengan maksud meredam pertikaian.

Koptu Suyoko lantas dipukul hingga ditendang oleh beberapa orang pria di sana.

Namun, Koptu Suyoko kembali berdiri dan menguasai keadaan.

"Koptu Suyoko terjatuh dan diserang beberapa warga," ungkap Dedy.

"Atas kejadian pengeroyokan itu, kami langsung amankan beberapa pelaku yang semuanya warga Desa Ngembak," pungkasnya.

(Tribunjabar.id/Rheina Sukmawati) (Kompas.com/Puthut Dwi Putranto Nugroho)

Baca berita lainnya di: Google News

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved