Kecelakaan Lalu Lintas
Kronologi Kecelakaan Maut, Motor Terlindas Saat Hendak Putar Arah, 2 Orang Pemuda Tewas
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Puspita Jaya termasuk Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Puspita Jaya termasuk Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo.
Insiden kecelakaan maut ini menyebabkan 3 korban.
2 orang tewas dan 1 lainnya luka-luka.
Adapun 1 orang meninggal dunia di lokasi dan berstatus pelajar.
Sedangkan 1 lainnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Kronologi kecelakaan
Kecelakaan maut ini pun terungkap.
“Tengah malam tadi. Jam 11 malam mau ke Jam 12 malam. Sepeda motor melawan sepeda motor,” ujar Kapolsek Jenangan, Iptu Amrih Widodo, Sabtu (25/11/2023).
Dia menjelaskan awalnya sepeda motor dengan nomor polisi AE 6861 WR dikendalikan Jagad (15).
Saat itu membonceng temannya yang bernama Reyhan (13). Keduanya pelajar asal Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.
“Keduanya berjalan dari arah selatan atau Ponorogo menuju utara atau Madiun,” kata mantan Kapolsek Arjosari Pacitan ini.
Saat di lokasi, berdasarkan informasi warga bahwa pengendara dipanggil oleh temannya yang di belakang. Kemudian berbalik arah mengikuti temannya yang lebih dahulu berbalik arah.
Nahasnya, kata dia, pada saat bersamaan dari arah selatan melaju sepeda motor vario berplat nomor yang AE 4861 HK.
Sepeda motor itu dikendalikan oleh Mohammad Amri Syahrizal (31) warga Kecamatan Dolopo, Kabupaten Ponorogo.
“Kecelakaan tidak bisa dihindari. Jagad berusia 25 tahun meninggal di lokasi. Sedangkan Mohammad sakti Syahrizal luka di wajah kondisi mengorok. Informasinya tadi pagi meninggal dunia,” katanya.
Sementara, untuk Reyhan mengalami patah kaki kanan. Saat ini masih dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo.
Menurutnya, hasil tkp, sementara diduga pengendara sepeda motor kurang berhati hati dalam mengendarai sepeda motor dan tidak memperhatikan arus lalu lintas.
“Kasus kecelakaan ini dilimpahkan ke unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo untuk ditangani lebih lanjut,” pungkas Iptu Amrih
Cara Menghindari Kecelakaan
Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.
Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.
“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.
Kesadaran ini membuat pengemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.
1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
3. jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.
7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
9. Jangan lawan arus.
10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.
(*)
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut, Bocah SD Jatuh dari Motor yang Dikendarai Ibunya dan Tewas Terlindas Truk
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com
Baca berita lainnya di: Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ilustrasi-kecelakaan-motor-dfdfsgfdghj.jpg)