Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Anak di Karombasan Hanyut

Marques, Bocah Asal Manado yang Hanyut Dimakamkan Hari Ini di Pekuburan Winangun

Marques, Balita berusia dua tahun yang hanyut telah ditemukan dan sudah berada di rumah duka, Rabu (22/11/2023).

Tayang:
Petrick/Tribun Manado
Jenazah Bocah Asal Manado saat berada di rumah duka 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Marques, Balita berusia dua tahun yang hanyut telah ditemukan dan sudah berada di rumah duka, Rabu (22/11/2023).

Saat ini, Marques sudah berada di rumah duka di Karombasan Selatan, Lingkungan Dua, Kecamatan Wanea, Manado, Sulut.

Pihak keluarga langsung melaksanakan ibadah pemakaman yang langsung dipimpin pendeta setempat.

Terlihat Puluhan warga mengikuti prosesi pemakaman di rumah duka. Beberapa pihak kepolisian juga berada di sana.

Ibadah berlangsung singkat, dipimpin oleh pendeta setempat dan dilanjutkan dengan ucapan terima kasih dari pihak keluarga, serta sambutan dari pemerintah dan pihak kepolisian.

Selesai pemakaman, jenasah akan disemayamkan di lahan pekuburan yang berada di Winangun, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Tangis Histeris Keluarga Saat Jenazah Balita Tiba di Rumah Duka

Marques Lintong (2) bocah yang hanyut di selokan sudah ditemukan.

Saat ini, Marques sudah berada di rumah duka di Karombasan Selatan, Lingkungan Dua, Kecamatan Wanea, Manado, Sulut.

Isak Tangis mulai terdengar dari keluarga Marques.

Pihak keluarga langsung melaksanakan ibadah pemakaman.

"Iya hari ini langsung dilaksanakan ibadah pemakaman," ucap Seska Kros, ibu Marques, Rabu 22/11/2023.

Terlihat Puluhan warga padati area rumah duka. Beberapa pihak kepolisian juga berada di sana.

Keluarga Kenali Jenazah Marques dari Gelang Kaki, Bocah Asal Manado Sulut yang Hilang Sudah Ditemukan

Bocah asal Manado bernama Marques Lintong (2) yang hanyut diselokan dua hari lalu akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan didepan Pulau Bunaken, Rabu 22 November 2023.

Kini Marques sudah dibawa ke rumah duka di kelurahan Karombasan Selatan, lingkungan dua, Kecamatan Wanea, Manado.

Sang ibu Seska Kross mengatakan mengenali anaknya dari gelang di kaki.

"Dia ada gelang dikaki. Syukurlah saat ditemukan gelang tersebut masih ada," kata dia.

Ia pun mengatakan jenazah anaknya sudah membengkak.

Maka dari itu, Seska pun meminta agar langsung dimakamkan.

"Yang penting sudah ditemukan, saya minta dimakamkan agar kalau rindu kan bisa datang ke makam," ungkapnya.

Jenazah Marques, Bocah Asal Manado Sulawesi Utara yang Hanyut Diselokan Tiba di Rumah Duka

Marques Lontong (2) bocah asal Karombasan Selatan, Kecamatan Wanea, Manado, yang hanyut diselokan, kini telah ditemukan.

Jenazah balita tersebut sudah tiba di rumah duka, Rabu 22 November 2023.

Ratusan warga berbondong-bondong melihat proses evakuasi korban dari mobil jenazah.

Marques diketahui ditemukan di perairan Bunaken.

Ia hilang selama dua hari, dan baru ditemukan hari ini.

Korban terpeleset saat sedang bermain ditepian selokan.

Saat itu hujan sangat deras sehingga air selokan naik drastis.

Orang tua korban bernama Seska Kross mengatakan sudah ikhlas dengan kepergian anaknya.

Saat ini Basarnas Manado masih menunggu peti agar korban bisa dimakamkan.

Jasad Balita Asal Karombasan Selatan yang Hanyut Ditemukan Mengapung di Laut Manado

Jasad balita viral ditemukan di Laut Bunaken, Rabu 22 November 2023.

Dari informasi di media sosial, terlihat jasad balita tampak diangkat oleh tim Basarnas dari laut Manado.

Imron anggota Basarnas Manado ketika dikonfirmasi membenarkan adanya informasi tersebut.

Ia mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah itu jenazah balita asal Karombasan Selatan atau bukan.

"Informasinya benar. Tapi masih kami cek," ungkapnya.

Saat ini ia mengatakan pihaknya masih melakukan evakuasi terhadap jenazah.

"Tim masih melakukan evakuasi saat ini," ungkapnya.

Warga Bahu-membahu Cari Bocah Asal Manado Sulawesi Utara yang Hanyut di Selokan

Hilangnya bocah bernama Marques (2) warga Karombasan Selatan, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, mengundang simpati.

Puluhan warga di Kecamatan Wanea tampak berjaga disetiap selokan untuk mencari balita yang hanyut terbawa arus tersebut.

Dari pantauan Tribunmanado.co.id, Selasa 21 November 2023, para warga tampak mengorek-ngorek selokan untuk melihat apakah balita tersebut hanyut terbawa arus.

Pieter salah satu warga mengatakan mereka tergerak untuk melakukan pencarian karena merasa sangat kehilangan.

"Kami merasa kehilangan," kata dia.

"Anak ini masih dua tahun, kami merasa terpanggil untuk menemukannya," kata dia.

Sementara itu, Nadya Kawalo warga lainnya berharap agar balita tersebut segera ditemukan.

"Kami berdoa agar korban segera ditemukan," ujarnya.

"Peristiwa ini adalah kehilangan kami semua. Ini juga pelajaran bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya," tegas dia.

Sebelumnya diketahui, seorang balita berusia dua tahun hanyut di selokan saat sedang bermain dengan kakaknya.

Hingga saat ini bocah yang diketahui bernama Marques warga kelurahan Karombasan Selatan, Kecamatan Wanea, Manado itu belum ditemukan.(Nie)

Baca juga: Tangis Histeris Keluarga Saat Jenazah Balita Tiba di Rumah Duka, Marques Dimakamkan Hari Ini

Baca juga: Keluarga Kenali Jenazah Marques dari Gelang Kaki, Bocah Asal Manado yang Hilang Sudah Ditemukan

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved