Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Alkitab

Cerita Alkitab, Mujizat Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang

Ini adalah salah satu mukjizat paling terkenal yang Yesus lakukan, yakni memberi makan lima ribu orang.

Editor: Erlina Langi
stand to Jesus
Illustrasai Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cerita Alkitab kali ini mengenai kisah mijizat Yesus memberi makan lima ribu orang.

Ini adalah salah satu mukjizat paling terkenal yang Yesus lakukan.

Begitu terkenalnya hingga dicatat dalam keempat injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.

Sebelum kita mendalaminya, kita perlu memahami apa yang telah terjadi hingga membuat hati Yesus tergerak.

Yohanes Pembaptis, saudara sepupu Yesus dan yang "mempersiapkan jalan" bagi-Nya, baru saja terbunuh. Seketika setelah Yesus mendengar kabar sedih ini, Ia pergi menyendiri.

Namun, seperti biasanya, kumpulan orang banyak mendengar bahwa Ia berada dekat, jadi mereka mengikuti-Nya.

Bahkan di tengah kesedihan-Nya, Yesus berbelas kasihan kepada mereka yang datang menemui-Nya dan menyembuhkan yang sakit di antara mereka.

Matius memberitahu kita bahwa orang banyak berada di sana selama hampir seharian. Maka, para murid datang kepada Yesus dan menyarankan kepada-Nya "

Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa" (Matius 14:15 TB). Sebaliknya, Ia menyuruh para murid-Nya untuk memberi mereka makan, namun mereka berkata bahwa hanya ada sedikit makanan hanya lima roti dan dua ikan.

Orang-orang dikumpulkan kepada Yesus, dan kemudian Ia memberkati sedikit makanan yang disajikan.

Ia memberikan kepada 12 murid-Nya makanan untuk dibagikan.

Kita membaca bahwa orang-orang itu mendapatkan lebih dari satu suap—mereka makan sebanyak yang mereka mau.

Dan bagian terhebatnya adalah masih ada sisa. Apa yang dimulai dari sedikit makanan berakhir dengan sisa makanan bagi para murid.

Menurut Matius 14:21, ada 5.000 lelaki yang diberi makan.

Namun para ahli berkata kemungkinan jumlah tersebut tidak termasuk para wanita dan anak-anak. Jadi, kemungkinan kerumunan itu sebenarnya sebanyak 15.000-20.000 orang atau lebih.

Baca juga: Kisah Kelahiran Yesus, Yusuf Didatangi Malaikat Lewat Mimpi untuk Menjaga Maria

Pelajaran Hari Ini: Jadilah seorang Pemberi

Di dalam kisah ini, para murid dengan jelas tidak dapat mencukupkan jumlah makanan dengan jumlah orang keduanya tidak sesuai.

Salah satu pemikiran luar biasa dari para ahli adalah bahwa mukjizat pelipatgandaan tersebut baru terjadi ketika para murid mulai membagi-bagikan makanan.

Mereka mungkin lebih suka melihat sebuah meja hidangan disiapkan agar keraguan mereka terpadamkan. Namun, itu bukanlah apa yang Yesus rencanakan.

Ia menginginkan iman mereka bertambah.

Seringkali inilah cara kita menanggapi pemberian kita sendiri. Kita melihat status keuangan kita dan berpikir, "Saya tidak mampu memberi."

Jadi, kita menunggu sampai kita cukup, dan sebelum kita menyadarinya, kita tidak pernah memberi atau membuat perbedaan di gereja kita, komunitas kita, atau dalam kehidupan seseorang.

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved