Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan

Kecelakaan Maut, Satu Orang Tewas, Korban Terlindas Mobil Pikap

Kecelakaan maut di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (15/11/2023) pagi, melibatkan motor dan mobil pikap, akibatnya satu orang tewas.

Tayang:
Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado
Ilustrasi kecelakaan. Kecelakaan maut di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (15/11/2023) pagi, melibatkan motor dan mobil pikap, akibatnya satu orang tewas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (15/11/2023) pagi. 

Insiden kecelakaan itu melibatkan kendaraan sepeda motor dan mobil pikap.

Akibat insiden kecelakaan itu satu orang tewas.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi tepatnya di Simpang Empat Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Menjadi korban dalam insiden kecelakaan itu yakni Riki Johannes Sihombing, berusia sekitar 20 tahun.

Ia meregang nyawa tak lama setelah dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin

Kecelakaannya terjadi sekitar pukul 08.50 Wita.

Kabarnya, korban terlindas satu unit mobil pikap di Simpang Empat Sungai Andai tersebut. 

Dari video amatir yang beredar, ia mengalami luka yang cukup parah di bagian paha sebelah kanan.

Namun sayang, tak lama setelah di evakuasi ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong. 

Pantauan di rumah duka, yakni Jalan Trans Kalimantan, Komplek Persada Raya 3, RT 32, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, korban sudah dibawa ke rumahnya. 

Ibunya histeris atas kematian anak pertamanya itu.

Seakan tak percaya dengan kejadian yang baru saja ia alami. 

Menurut Ketua RT 32, Wagimen, tak ada tanda-tanda aneh saat ia bertemu dengan korban tadi pagi.

Hanya saja, korban memang tak biasanya membawa sepeda motor sendiri untuk berangkat kuliah. 

“Biasanya dia di antar, tapi tadi pagi dia berangkat sendiri,” kata Wagimen ditemui di depan rumah korban. 

Menurut Wagimen, korban memiliki kepribadian yang ramah di kampung tempatnya tinggal.

“Waktu di rumah sakit, dia (korban) sempat meminta maaf kepada orangtuanya. Tak lama sebelum ia meninggal,” ucapnya. 

Sementara itu, M Amirul Aiman (20), teman angkatan korban di Amnus mengaku kaget atas kabar yang menimpa teman seangkatannya. 

“Padahal kemarin sore masih bertemu. Masih main bareng,” ucap warga Kotabaru itu. 

Kemungkinan kata Aiman, korban mengalami kecelakaan saat hendak berangkat ke kampus. 

“Padahal ada kabar hari ini tidak ada perkuliahan. Tapi dia tidak ada handphone, jadi mungkin dia tidak mengetahuinya,” ungkap Aiman. 

Tak lama kemudian, Aiman mendapat kabar bahwa temannya mengalami kecelakaan yang cukup parah di Simpang Empat Sei Andai. 

“Setelah di rumah sakit, kabarnya ia kehabisan darah, tidak tertolong lagi,” pungkasnya. 

Terpisah, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, Kompol M Taufiqqurrahman membenarkan adanya insiden laka lantas tersebut.

“Saat ini kami masih lidik. Nunggu anggota olah TKP dulu,” kata Taufiq saat dihubungi. 

Telah tayang di BanjarmasinPost.co.id

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita Terbaru Tribun Manado KLIK INI

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved