Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demo Nakes di Talaud

Kadis Kesehatan Talaud Sulawesi Utara Dicopot, Yohanis Kamagi: Dinilai Tak Bisa Kendalikan Situasi

atusan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara mengadakan aksi demonstrasi, Senin (6/11/2023).

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
HO
dr. Jurry Jawali dicopot dari jabatan dari Kadis Kesehatan Kepulauan Talaud. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mencopot dr Jurry Jawali, M.Kes dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Yohanis Kamagi usai menerima demontrasi dari ribuan tenaga kesehatan di Kantor Bupati.

"Pak Kadis dinilai tak bisa mengendalikan situasi ini, dan hari ini kita lakukan pergantian pimpinan di Dinas Kesehatan," ujar Kamagi Senin (6/11/2023)

Dia mengatakan pergantian sudah ini ada surat penetapan dari Bupati Elly Engelbert Lasut.

"Sedianya pak Bupati sudah menandatangani sebelum berangkat, tapi karena kondisi ini sudah terjadi maka perlu ada pimpinan lebih tegas dalam menata keuangan," jelasnya

Sekda menganggap kejadian ini adalah sesuatu yang normatif, agar bisa saling mengoreksi kondisi yang terjadi saat ini.

Sebelumnya, Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara mengadakan aksi demonstrasi, Senin (6/11/2023).

Mereka menuntut gaji mereka sebagai ASN yang belum terbayarkan selama dua bulan.

Tak hanya itu Tenaga Harian Lepas (THL) juga belum dibayar selama 7 bulan.

Mereka awalnya berkumpul di Lapangan Sangkudiman pukul 08.00 WITA.

Selanjutnya bergerak menuju kantor Bupati dan kantor DPRD Talaud.

Dalam orasi mereka meminta para pemimpin di Kabupaten Talaud memperjuangkan hak-hak mereka yang kini dirampas orang tak bertanggung jawab.

"Kami akan terus memperjuangkan gaji kami yang belum terbayarkan, dimana hati kalian para pemimpin," ujar para pendemo.

Mereka mengatakan kondisi saat ini seperti bom meledak, karena sudah tidak mempunyai persediaan makanan untuk bertahan hidup.

"Kami hanya mengandalkan gaji, tapi sekarang kami mau bertahan dengan apa lagi, adakah empati dari para pemimpin?," ujarnya

Para pendemo meminta para petinggi, segera memberikan haknya.

"Jangan biarkan mafia anggaran, menyengsarakan kami," jelasnya (Ren)

Baca juga: Viral Nakes Demo di Kantor Bupati Kepulauan Talaud Sulawesi Utara, Minta Gaji Segera Dibayar

Baca berita lainnya di: Google News

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved