Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen 2 Raja-raja 14:23-29, Warisan Israel
Para raja yang seharusnya menjadi hamba Allah untuk kebaikan rakyat (lih. Rm. 13:4), justru diperhamba oleh nafsu dan kerakusan mereka sendiri.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Israel sejak dulu adalah umat pilihan Allah, papun yang mereka perbuat.
Sejak dari Mesir menuju tanah perjanjian, mereka sudah dipimpin oleh banyak raja.
Tentu apa yang ada sekarang, bersumber dari pengusa sebelum mereka.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Amos 3:7, Hamba yang Benar
Berikut rekomendasi renungan harian Kristen berjudul Warisan Israel
Ayat referensi dalam 2 Raja-raja 14:23-29; 2 Raja-raja 15:8-31
Getah adalah zat cair pekat dari batang kayu, buah-buahan, dan sebagainya yang bersifat melekat.
Akan terasa sangat tidak enak kalau getah ini melekat pada kita, apalagi kalau kita kena getah dari makanan yang tidak kita nikmati.]
Baca juga: Renungan Harian Kristen Ibrani 11:6, Semuanya Dimulai dengan Iman
Riwayat beberapa raja yang memerintah Israel di antara tahun 792-731 SM menunjukkan bagaimana rakyat Israel merasakan getah dari pemerintahan yang tidak menghormati Allah.
Yerobeam memerintah Kerajaan Israel selama 41 tahun lamanya (2Raj. 14:2).
Namun, ia tidak memanfaatkan waktu itu untuk membangun fondasi iman yang teguh.
Kemegahan dan kebesaran kerajaan Israel yang kemudian akan diwariskan kepada Zakharia (15:8-12), Salum (15:13-16), Menahem (15:17-22), Pekahya (15:23-26) dan Pekah (27-31) hanyalah keagungan semu, di mana yang kaya menjadi makin kaya, sementara yang miskin menjadi makin miskin.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 55:23, Serahkan Semua pada Allah
Selama pemerintahan para raja di atas, yakni selama 73 tahun dan 7 bulan, bangsa Israel hanya mendapat getah dari tindakan para raja yang "melakukan apa yang jahat di mata TUHAN seperti yang telah dilakukan oleh nenek moyangnya" (9).
Kehidupan rakyat dibebani oleh keputusan-keputusan politik yang hanya menguntungkan sekelompok orang saja.
Semua itu makin membuat bangsa Israel tidak dapat menikmati anugerah dan kebesaran Allah.
Para raja yang seharusnya menjadi hamba Allah untuk kebaikan rakyat (lih. Rm. 13:4), justru diperhamba oleh nafsu dan kerakusan mereka sendiri.
Perilaku para raja itu telah mengakibatkan orang Israel berdosa pula (14:24; 15:9, 18, 24, 28).
Jikalau kita adalah bagian dari kerajaan itu, bagaimanakah cara kita menjaga dan memelihara diri supaya tidak jatuh ke dalam godaan di sekeliling kita?
Pemazmur memberi nasihat: "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu" (Mzm. 119:9). Sungguh kita perlu untuk terus mengikatkan hidup iman kita kepada firman Tuhan, dan mengaitkan setiap pergumulan kerohanian kita di dalam kasih anugerah Allah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-harian-Kristen-hari-ini-mengenai-Kemenangan-Daud-atas-Saul.jpg)