Viral Medsos
Viral Kapolres Binjai Berlutut Minta Maling Tak Dihajar, Sosok AKBP Rio Pernah Bebaskan Sandera KKB
Nama AKBP Rio Alexander Panelewen menjadi perbincangan publik usai aksinya yang meminta maling motor tak dihajar warga viral di media sosial.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Viral di media sosial Kapolres Binjai berlutut dihadapan warga.
Kapolres Binjai merupakan AKBP Rio Alexander Panelewen.
Namanya viral di media sosial usai aksinya yang berlutut di hadapan warga dan minta massa tak menghakimi pelaku.
Nama AKBP Rio Alexander Panelewen menjadi perbincangan publik usai aksinya yang meminta maling motor tak dihajar warga viral di media sosial.
Baca juga: Viral Ayah dan Anak Ditemukan Tewas Membusuk di Koja, Ini Rangkuman Faktanya

AKBP Rio Alexander, baru-baru ini memohon hingga berlutut di hadapan warga agar mereka tidak main hakim sendiri terhadap seorang maling yang tertangkap basah.
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), pada Selasa (24/10/2023) malam.
Dalam sebuah video yang beredar luas, terlihat ratusan warga berkerumun dan emosi karena aksi seorang laki-laki yang kedapatan hendak membawa kabur sepeda motor milik warga.
Diduga, pria tersebut sudah berkali-kali beraksi di lingkungan itu.
Hal ini membuat warga merasa emosi dan tak bisa menahan amarah mereka.
Karena merasa panik, pelaku kabur ke dalam salah satu minimarket di kawasan tersebut.
Alhasil, warga langsung mengepung minimarket tersebut hingga membuat AKBP Rio Alexander Panelewen turun tangan.
Di lokasi tersebut, Rio meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak main hakim sendiri.
Dari atas mobil komando, Rio bahkan sampai berlutut dan memohon meminta warga agar tidak menghajar maling yang sudah tertangkap basah tersebut.
"Kami bukan berarti tidak di pihak teman-teman, kami tangkap orang ini, karena memang ingin menangkap orang ini karena ini jahat. Kami bukan membela orang ini, tidak," tegas Rio dalam video yang beredar.
Rio menegaskan, aksinya itu bukan untuk membela pelaku.
Sebab, pelaku memang harus dihukum atas kejahatan yang ia perbuat.
Hanya saja, biarkan tugas tersebut menjadi wewenang aparat kepolisian.
Ia meminta kepada warga untuk tetap tenang.
"Tidak ada sekecil apapun di dalam hati kami niatan membela orang ini, tidak," kata Rio.
"Saya tahu persis apa yang dirasakan rekan-rekan. Saya juga pernah, punya keluarga ya menjadi korban juga pernah, anak saya sendiri," ungkapnya.
"Sakit kan Pak?," tanya seorang warga.
"Ya sakit, tapi ingat kita harus junjung tinggi aturan," tegas Rio.
Rio mengatakan, pernah merasakan pengalaman pahit yang menimpa korban pencurian tersebut.
Dulu kata Rio, anaknya juga turut menjadi sasaran maling.
Meski begitu, masyarakat juga tidak dibenarkan untuk melakukan aksi main hakim sendiri.
Apalagi kata Rio, aksi tersebut juga termaksud tindakan melawan hukum.
Sambil berlutut dan memohon, ia meminta warga untuk menghargai hukum yang berlaku dan menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada aparat kepolisian.
"Saya minta tolong ini, minta tolong dengan sangat. Tolong hargai," katanya.
Sosok AKBP Rio Alexander Panelewen
Sebagai informasi, AKBP Rio Alexander Panelewen baru menjabat sebagai Kapolres Binjai selama tiga bukan belakangan ini.
Ia menduduki jabatan Kapolres Binjai menggantikan AKBP Hendrick Situmorang sejak 8 Juli 2023.
Sebelum itu, ia bertugas sebagai Kapolres Nduga, di Polda Papua.
Ketika menduduki jabatan tersebut, dilansir dari TribunBengkulu, Rio pernah memimpin upaya pembebasan belasan sandera ditangan KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Di bawah pimpinannya itu, personel Polres Nduga berhasil menangkap seorang mata-mata dari kelompok tersebut.
Saat sebulan menjabat sebagai Kapolres Binjai, nama AKBP Rio Alexander Panelewen juga pernah menjadi sorotan.
Ketika itu, namanya disorot karena kalah cepat dengan emak-emak dalam menggerebek sebuah markas judi di Binjai.
Penggerebekan oleh emak-emak tersebut, terjadi di lapak judi tembak ikan di Binjai, Selasa (15/8/2023) hingga viral di media sosial.
Emak-emak tersebut turun tangan karena merasa geram dengan aksi judi tembak ikan di wilayah mereka.
Dilansir dari Sripoku, AKBP Rio Alexander Panelewen pun mengaku malu dengan emak-emak ini.
Pasalnya, anak buahnya kalah cepat dalam bertindak memberantas masalah tersebut.
"Saya berterimakasih banyak telah membantu kami. Jujur, sebenarnya sebagai Kapolres, saya malu,"
"Saya sebagai aparat keamanan, masyarakat lebih cepat bertindak," kata Rio saat itu dikutip dari Sripoku, Minggu (13/8/2023).
Kedepan, ia pun berjanji akan memberantas berbagai masalah judi lainnya di wilayah tersebut.
"Mumpung saya Kapolres baru, baru satu bulan. Saya minta dukungan masyarakat memberantas judi. Siapa tahu masyarakat yang ada di sini menjadi tolak ukur, jadi momentum awal kita melangkah berantas judi di Kota Binjai," kata Rio.
Sebagian Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Sosok-Kapolres-Binjai-yang-Viral-Berlutut-Minta-Maling-Tak-Dihajar-Pernah-Bebaskan-Sandera-KKB.jpg)