Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, Yohanes 10:27, Mendengar dan Mengenal Suara Tuhan
Renungan harian Kristen hari ini mengenai Mendengar dan Mengenal Suara Tuhan yang terdapat dalam Yohanes 10:27.
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini mengenai Mendengar dan Mengenal Suara Tuhan yang terdapat dalam Yohanes 10:27,
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.
Tribunners…
Saat Tuhan berbicara kepada kita, IA ingin kita mendengarkan, menyimpannya di dalam hati kita, dan menjadikannya pedoman utama dalam hidup kita.
Ini berarti, dalam mengambil berbagai keputusan, kita tidak boleh berpedoman atas apa yang kita mau atau apa kata orang, atau bukan karena banyaknya pengalaman kita; tetapi berdasarkan apa yang menjadi kehendak Tuhan. Dengan demikian, semua yang kita lakukan dapat menyenangkan hati Tuhan.
Jika kita gagal mendengarkan atau menolak suaraNya, maka kitapun akan menjadi gagal dalam hidup ini, bahkan mengalami keterpisahan dari Tuhan.
Alkitab memberi contoh dalam Kejadian 3:1-6, Adam dan Hawa telah gagal mendengarkan suara Tuhan. Yang mereka dengarkan bukan larangan Allah, tetapi suara yang salah dari iblis (ular).
Bila kita tidak mau mendengarkan suara Tuhan, berarti kita sedang membiarkan sang penipu (iblis) menguasai kita. Akibatnya, banyak hal buruk yang menimpa kita. Tentu kita semua tidak menghendaki hal ini terjadi dalam hidup kita.
Bagaimana kita dapat mendengarkan atau mengenal suara Tuhan?
Pertama, kita harus memusatkan diri pada apa yang Tuhan mau, bukan apa yang kita mau. Tanyakanlah kepada dirimu, apakah yang saya pertimbangkan ini sesuai dengan Firman Tuhan?
Jika sebuah ide/rencana sudah sesuai dengan FirmanNya, kita harus melaksanakannya. Walaupun terkadang beberapa orang masih mempertimbangkan dengan bertanya apakah hal ini bertentangan dengan nalar kita? Seringkali, ketika jawabannya “ya” maka kemungkinan besar itulah suara Tuhan.
Kedua, kita perlu menganalisa ide/rencana itu membutuhkan pengorbanan atau menantang iman kita atau tidak. Jika ide itu datang dari Tuhan atau rencana itu sesuai kehendakNya, maka jawabannya adalah “ya”.
Ketiga, saat Tuhan memberi petunjuk, maka kita harus berani untuk melakukannya. Ini berarti kita harus meletakkan iman dan pengharapan yang sungguh kepada rencana Tuhan.
Belajar mendengarkan dan mengenali suara Tuhan adalah suatu proses menuju pertumbuhan rohani.
Keselarasan dengan FirmanNya adalah kuncinya. Untuk itu, pastikan Saudara selalu membandingkan setiap pesan,ide,rencana yang masuk dengan Alkitab, dan berjaga-jagalah senantiasa dari segala bentuk tipu muslihat iblis.
Jadilah domba-dombaNya yang terus berkomitmen untuk sungguh-sungguh mendengar, mengingat, dan melakukan apa yang IA katakan. Yakobus 1:22 menegaskan Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Haleluya. Tuhan Yesus memberkati.
Baca berita lainnya di: Google News
Baca Berita Terbaru Tribun Manado: disini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Kristen-Yoel-223-24.jpg)