Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Mazmur 37:12-20, Masih Mau Bersyukur?

Belum lagi kesehatan merosot, sering mengalami hal-hal yang mengecewakan, menyakitkan, merugikan, dan sebagainya.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Crosswalk.com
Renungan Harian Kristen Mazmur 37:12-20, Masih Mau Bersyukur? 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bersyukur adalah cara kita untuk menikmati apa yang Tuhan berikan.

Renungan harian Kristen kali ini berjudul Masih Mau Bersyukur ?

Pembacaan : Mazmur 37:12-20

Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 37: 1-11, Masih Mau Bersabar ?

“Lebih baik yang sedikit pada orang benar dari pada yang berlimpah-limpah pada orang fasik;” (Mzm 37:16 TB)

"Bersyukur sejauh keadaan baik, ya tentu saja. Tetapi di kala keadaan buruk, tunggu dulu!" Itulah kira-kira ungkapan hati orang pada umumnya.

Alkitab bicara bersyukur "walau" (unconditional), dunia bicara bersyukur "kalau" (conditional).

Bagaimana orang bersyukur sementara semua serba susah; kehilangan pekerjaan, tak punya uang cukup untuk keperluan sehari-hari, biaya pendidikan anak sekolah yang minim, mereka terancam putus sekolah.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Rut 1:14-16, Komitmen dan Kesetiaan

Belum lagi kesehatan merosot, sering mengalami hal-hal yang mengecewakan, menyakitkan, merugikan, dan sebagainya.

Bagaimana bisa bersyukur? Bagi pandangan dunia, itu tidak masuk akal.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah sikap mau bersyukur dalam keadaan sukar, itu bicara kualitas atau kuantitas?

Ketika pemazmur berkata, "Lebih baik sedikit pada orang benar, daripada beriimpah-limpah pada orang fasik", ia merujuk pada kualitas.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Ibrani 2:1-4, Tidak Hanyut Terbawa Arus Duniawi

Makna "sedikit" pada orang benar lebih besar nilainya daripada rnakna "berlimpah-limpah" pada orang fasik.

Sedikit secara kuantitas tetapi disyukuri lebih berharga daripada berlimpah-limpah tanpa rasa syukur.

Rasul Paulus mengakui hal ini ketika ia berkata "aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala hal", sehingga ia sanggup bersyukur (Filipi -4:11).

Sikap orang benar lebih terarah kepada nilai rohaniah daripada jasmaniah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved