Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Yesaya 55:11, Cara-cara Ajaib Allah

Salah satu hal yang paling luar biasa dan misterius tentang Alkitab adalah bahwa itu bukan sekadar buku biasa, tetapi Firman Allah yang hidup.

Editor: Erlina Langi
gatewaypeople.com
Renungan Harian Kristen Yesaya 55:11 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini

Yesaya 55:11 TB
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Cara-cara Ajaib Allah

Salah satu hal yang paling luar biasa dan misterius tentang Alkitab adalah bahwa itu bukan sekadar buku biasa, tetapi Firman Allah yang hidup.

Firman yang memberi hidup, menggugah hati, dan menghasilkan buah.

Tercatat dalam kitab Yesaya, Tuhan menjelaskan tentang beragam bentuk embun (seperti hujan dan salju) menyirami bumi, menyebabkan benih tumbuh dan memproduksi makanan.

Dia melanjutkan dengan mengatakan:

“demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya." Yesaya 55:11 TB

Versi lain mengatakan, “Itu tidak akan kembali kepadaku dengan hampa…”

Dengan kata lain, Firman Tuhan selalu menghasilkan buah. Buahnya akan berlimpah.

Hanya dengan perbuatan ajaib Tuhan sajalah, bahwa cukup dengan berbicara atau membaca atau menyebarkan Firman-Nya, tujuan-Nya dapat dan akan tercapai.

Hendaknya ini memberi kita keyakinan yang besar saat kita mempelajari Alkitab dan dengan berani membagikannya kepada orang lain. Firman-Nya hidup dan aktif dan mampu menghasilkan buah yang memberi kehidupan. Dia mengundang kita untuk menanam, menyiram, dan bekerja bersama-Nya, tetapi Tuhanlah yang membuat segala sesuatunya bertumbuh (1 Korintus 3:7).

Jadi, ketika kita merasa bahwa yang kita lakukan hanyalah menggali tanah, menanam benih biasa, atau melihat hujan mengubah tanah menjadi lumpur, sesungguhnya ada sesuatu yang ajaib di luar pemahaman kita yang sedang terjadi di bawah permukaan.

Kita tidak harus memahami cara Tuhan yang misterius, tetapi kita dapat memercayai-Nya.

Ketika Anda sedang malas membaca Alkitab, tetaplah membaca.

Ketika Anda tidak ingin menghafal ayat, tetaplah menghafal.

Ketika Anda tidak terdorong untuk berbagi Kebenaran dengan orang-orang di sekitar Anda, tetaplah membagikan.

Ketika Anda merasa enggan menghibur orang lain (atau diri Anda sendiri) dengan Firman Tuhan, lakukanlah itu.

Kita dapat yakin bahwa Firman-Nya akan menghasilkan panen pada waktu yang tepat.

(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved