Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Anggota DPRD Sulut Berharap Sikap Tegas Danlantamal VIII: Jangan Sampai Tercoreng

Amir Liputo berharap sikap tegas dari Danlantamal VIII untuk benar-benar memproses hukum anggotanya ditunggu masyarakat.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
HO
Anggota DPRD Provinsi Amir Liputo. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa penganiayaan yang dilakukan Satgas Gakkumla Lantamal VIII Sulawesi Utara kepada para ABK Kapal, menuai sorotan dari anggota DPRD Provinsi Amir Liputo.

Dia sangat menyesalkan terjadinya peristiwa ini, karena semestinya persoalan bisa diserahkan kepada aparat hukum.

"Kalau memang yang bersangkutan ada persoalan, ya bisa diserahkan kepada aparat penegak hukum," jelasnya Jumat (6/11/2023)

Politisi PKS ini pun berharap sikap tegas dari Danlantamal VIII untuk benar-benar memproses hukum anggotanya ditunggu masyarakat.

"Kedepan, TNI yang sangat kita banggakan ini jangan sampai tercoreng karena ulah satu dua orang. Saya yakin dan percaya Danlantamal akan melaksanakan kewajibannya untuk membina prajurit yang ada," jelasnya

Dia juga meminta kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Utara yang mengalami masalah seperti yang terjadi saat ini, agar menggunakan saluran hukum yang berlaku.

"Jangan kita mengambil tindakan-tindakan pribadi yang bisa merusak nama pribadi maupun organisasi," jelasnya

Sebelumnya Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Nouldy J Tangka memberi keterangannya pasca anggota Tim Satgas Gakkumla melakukan penganiayaan kepada ABK Kapal di pelabuhan Manado.

Danlantamal menjelaskan, terdapat 6 orang anggota yang terlibat dalam kasus penganiayaan ini.

"Kita memberi tindakan kepada mereka dengan menggunduli kepala, tindakan fisik dan dimasukan kedalam sel, serta juga akan ada tindakan administratif," jelasnya dalam press conference dengan awa media, Jumat (6/10/2023) di Mako Pomal Lantamal VIII

Menurutnya, pihaknya juga mendapat perintah dari atas juga agar menghukum anggota tersebut.

"Kita juga akan mengecek apakah tindakan anggota tersebut sudah sesuai SOP yang diatur atau tidak," jelasnya

Dia menegaskan Satgas Gakkumla akan terus diadakan kedepannya, namun akan berkordinasi dengan instansi lain supaya hal ini tetap berjalan dengan baik.

"Kita tidak mencari siapa yang salah, siapa yang benar, namun saya sudah minta maaf kepada keluarga korban agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan, teristimewa untuk kebaikan Sulawesi Utara kedepannya," jelasnya (Ren)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved