Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Yakobus 1:19, Menjadi Cepat dan Lambat

Renungan Harian Kristen hari ini terdapat di dalam kitab Yakobus 1:19 TB

Editor: Erlina Langi
Pexels by Andrea Piacquadio
Renungan Harian Kristen hari ini terdapat di dalam kitab Yakobus 1:19 TB 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini

Yakobus 1:19 TB
Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;

Menjadi Cepat dan Lambat

Ketika kita berada dalam situasi sulit, tidak selalu mudah untuk tetap tenang atau menahan diri terlalu lama.

Tetapi dalam Yakobus 1:19, kita mendengar bagaimana seharusnya kita menanggapi…

Cepatlah mendengarkan.
Lambatlah berbicara.
Lambatlah untuk marah.

Dunia adalah sebaliknya:

Lambatlah mendengarkan apa yang orang lain katakan.
Cepatlah menyuarakan pendapat Anda sendiri.
Cepatlah menuduh, berdebat, dan bertengkar.

Mengapa begitu penting bagi Yakobus agar para pengikut Kristus tidak berperilaku seperti ini? Karena "kemarahan manusia tidak menghasilkan kebenaran yang dikehendaki Allah." (Yakobus 1:20)

Jadi, apa yang menghasilkan kehidupan yang benar yang dikehendaki Allah?

Firman Allah.

Yakobus memberi tahu teman-temannya untuk "membuang segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak dan menerima dengan rendah hati firman yang tertanam di dalam dirimu, yang berkuasa menyelamatkanmu." (Yakobus 1:21)

Ia berkata bahwa jika mereka memiliki Firman Tuhan dalam diri mereka, dan jika mereka menaatinya, mereka akan diberkati. (Yakobus 1:25)

Yakobus dengan jelas mengatakan bahwa jika kita ingin menjadi pengikut Tuhan, kita harus mengetahui firman Tuhan dan menaatinya. Itu berarti kita harus meluangkan waktu untuk mendengarkan orang lain, mengatur diri kita sendiri saat berbicara, dan menahan amarah.

Jadi, lain kali jika Anda menghadapi sesuatu yang membuat Anda marah, ingatlah kata-kata Yakobus dalam hati. Luangkan waktu untuk meredam emosi Anda, pikirkan perasaan dan argumen Anda, dan dengan rendah hati berdoalah agar Tuhan membantu Anda menanggapi dengan kebaikan dan kasih karunia.

(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved