Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Siswa Tewas, 2 Pejalan Kaki Pelajar SMK Ditabrak Mobil

Mobil Toyota Innova menabrak pejalan kaki yang merupakan pelajar dan menyeruduk pengendara sepeda motor di dekat Taman Indonesia Kaya

Editor: Glendi Manengal
Kolase foto TribunBanyumas.com
Kondisi mobil Toyota Innova yang menabrak pejalan kaki dan pengendara sepeda motor di Taman Indonesia Kaya, Semarang, Kamis (21/9/2023) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di kawasan Taman Indonesia Kaya, Semarang.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan mobil dan pejalan kaki.

Akibat kecelakaan tersebut seorang pelajar meninggal dunia.

Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.

Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.

Meski kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.

Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.

Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.

Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Mobil Toyota Innova menabrak pejalan kaki yang merupakan pelajar dan menyeruduk pengendara sepeda motor di dekat Taman Indonesia Kaya, Semarang, Kamis (21/9/2023).

Dua pelajar SMKN 8 Semarang menjadi korban kecelakaan tersebut.

Korban pertama bernama Muhammad Indrajad Imam Saputra, kelas XI Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) 1.

Selain Indrajad, seorang siswa lain bernama Dinda yang merupakan teman dekat Indrajad juga menjadi korban kecelakaan.

Wakil Kepala Kesiswaan SMKN 8 Semarang, Agus Munif menuturkan, saat kejadian, Indrajad tidak sedang dalam aktivitas di sekolah.

Ia sedang magang selama enam bulan di satu perusahaan di Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang.

"Kami dihubungi orangtua yang mengetahui kejadian tersebut.

Lalu kami langsung berangkat ke Rumah Sakit Roemani untuk memastikan kondisi para siswa," terang Agus saat ditemui TribunBanyumas.com.

Kondisi Korban

Sesampainya di RS, Agus menanyakan kondisi para korban kepada petugas.

Diketahui, bahwa korban siswa pria meninggal dunia dan tengah dilakukan pemulasaraan jenazah.

Sementara, korban perempuan masih histeris dan tidak dapat menceritakan hal yang ia alami.

"Dinda mengalami luka di kaki kiri dan lebam dan lecet di beberapa bagian tubuh," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh, setelah kejadian, Indrajad dalam kondisi tertelungkup di jalan raya.

Keduanya berangkat bersama berjalan kaki menuju tempat magang dari sekolah, karena keduanya mengendarai Bus Rapid Trans (BRT) dari kediamannya di barat Semarang.

"Tidak ada yang mengendarai kendaraan bermotor, keduanya jalan kaki," imbuh Agus.

Diberitakan sebelumnya, mobil Toyota Innova bernomor polisi H-1149-VZ menabrak pejalan kaki serta pengendara sepeda motor.

Akibat kejadian sekitar pukul 07.50 WIB itu, tiga orang dilarikan ke rumah sakit.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan, saat kejadian, mobil dikendarai pria bernama Eko.

Kepada polisi, Eko mengaku, saat kejadian, dia mengalami vertigo.

Namun, di tempat kejadian, Eko terlihat sadar dan mampu berkomunikasi dengan polisi.

Eko pun diamankan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

"(Mengalami vertigo) ya, kita dalamin, ya," tutur Yunaldi ditemui di TKP.

Dia mengatakan, tabrakan itu berawal saat mobil Innova berjalan dari arah GOR Tri Lomba Juang Semarang untuk menjemput seorang penumpang yang habis berolahraga.

"Dari TLJ (habis) olahraga ke sana (arah Taman Indonesia Kaya), terus ada anak sekolah satu ketabrak."

"Lalu, banting ke kanan, menabarak sepeda motor ibu tadi, lalu naik ke trotoar."

"Sementara itu, nanti kami dalami keterangan saksi saksi," imbuhnya.

Sementara itu, saksi sekaligus korban, Vita Leni, mengaku, awalnya mendengar suara tabrakan di trotoar.

Dia mendapati anak sekolah tertabrak mobil di kiri jalan.

Vita yang bermaksud menolong anak itu mencoba menepikan kendaraanya di kanan jalan dekat trotoar Taman Indonesia Kaya.

Namun, belum sempat berhenti, Vita malah ikut ditabrak mobil yang sama.

Selanjutnya, Vita mengaku terseret sepanjang dua meter.

Sedangkan motor Yamaha Mio yang ditumpanginya, menyangkut di ban belakang mobil.

"Itu kencang, mak glodak. Saya mau bantu, nah ternyata motor saya ditabrak dari belakang sama motor. Ini motonya kegeret sana. Saya ketabrak mobil tapi yang kegeret motonya," tutur Vita.

Vita mengalami sejumlah luka di bagian lutut dan siku tangan sebelah kanan.

Lalu, perut dan pakaian di bagian dadanya terlihat menghitam.

Beruntung, Vita memakai jaket sehingga luka terbuka tidak begitu serius.

Pantauan di lokasi, sebuah pot pecah berkeping-keping dan tanaman di dalamnya terpelanting di dekat selokan.

Tanah dan pecahan pot pun berceceran di trotoar taman itu.

Dari informasi yang didapat di lapangan, setelah mobil melaju kencang menaiki trotoar taman, sopir membanting setir dan kembali menghadap jalan raya sampai akhirnya menabrak pohon.

Mobil bagian depan pun ringsek parah dan bensin sempat menetes.

Sejumlah buah asem terlihat rontok akibat ditabrak mobil.

(Sumber TribunBanyumas)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved