Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Prabowo Subianto Dikabarkan Tampar dan Cekik Wakil Menteri di Rapat Kabinet, Begini Kata Gerindra

Partai Gerindra mengklarifikasi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto yang diisukan tampar dan cekik salah seorang wakil menteri (wamen) dalam rapat.

Editor: Indry Panigoro
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Prabowo Subianto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Heboh kabar Prabowo Subianto tampar wakil menteri.

Kabar ini pertama kali diunggan melalui video yang diunggah di kanal YouTube-nya SEWORDTV.

Prabowo Subianto bahkan dikabarkan juga mencekik wakil menteri.

Cerita Prabowo tampar dan cek wakil menteri ini sontak langsung menghebohkan publik.

Cerita Prabowo Subianto tampar wakil menteri itu katanya terjadi di ruang rapat kabinet.

Tak mau kabar ini semakin melebar, Gerindra akhirnya buka suara.

Gerindra memberi klarifikasi.

Berikut bantahan dari partai Gerindra.

Diberitakan sebelumnya, publik sedang dihebohkan dengan cerita seorang menteri sekaligus bakal calon presiden yang menampar dan mencekik wakil menteri di ruang rapat kabinet.

Cerita tersebut disebarkan oleh Direktur Seword Media Utama, Alifurrahman Asyari, melalui video yang diunggah di kanal YouTube-nya SEWORDTV.

Potongan video tersebut lantas diunggah ulang oleh akun X atau Twitter @triwul82 pada Minggu (17/9/2023).

Cek Fakta Benarkah Capres Prabowo Tampar dan Cekik Wamen di Rapat Kabinet?

Klarifikasi Gerindra

Partai Gerindra mengklarifikasi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto yang diisukan tampar dan cekik salah seorang wakil menteri (wamen) dalam sebuah rapat.

Gerindra pun membantah isu yang beredar tersebut.

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mempertanyakan isu tersebut muncul selepas partai Demokrat memutuskan bergabung dengan koalisi Indonesia maju. 

Isu itu sengaja dihembuskan untuk menutupi bergabungnya Demokrat.

"Kan harusnya yang ramai di media adalah pasca bergabungnya partai Demokrat dengan koalisi Indonesia maju, tapi kemudian coba ditutupi oleh isu lain," kata Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (18/9/2023).

Dijelaskan Dasco, Prabowo memang telah sering diisukan oleh kabar yang tidak benar. Di antaranya isu mengenai pembelian pesawat bekas hingga isu lingkungan.

Wakil Ketua DPR RI itu pun meyakini rakyat sudah pintar untuk menilai isu tersebut. 

Sebaliknya, Ia pun meminta agar kader Gerindra tidak terprovokasi dengan serangan kepada Prabowo.

"Kami merasa kan rakyat sudah pintar nih, jadi ya kita mengimbau kepada kader-kader Gerindra maupun kader-kader KIM. Kita jangan terpancing dan jangan terprovokasi. Kita tetap bekerja untuk konsentrasi menghadapi pileg dan pilpres saja," jelasnya.

"Bahwa kemudian ada berita-berita beredar juga kita cermati, yang ngomong itu kan juga main aman, ngomongnya lihat di grup isu beredar ada di grup WhatsApp ya di grup WhatsApp kan harus dikonfirmasi sebenarnya kan begitu," sambungnya.

Lebih lanjut, Ia pun meminta awak media untuk menanyakan langsung kepada Wamen yang diisukan ditampar dan dicekik oleh Prabowo.

 Apakah yang bersangkutan benar mengalami kekerasan atau tidak.

"Yang paling gampang ini teman-teman wartawan tanya saja ke wamennya langsung kan gitu apakah benar kejadiannya, apakah kemudian dia merasa dibegitukan oleh pak Prabowo," ungkapnya.

Namun begitu, Dasco enggan menuding perihal siapa pihak yang dianggap memainkan isu yang tidak benar tersebut.

"Kita nggak mau nebak nebaklah. Orang kita nggak terlalu pikirin. Yang penting kita fokus di pileg dan pilpres," tandasnya.

Dahnil Sebut Hoaks

Juru Bicara bacapres sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak membantah sebuah artikel yang menyebut Prabowo mencekik dan menampar seorang wakil menteri (wamen) saat rapat kabinet.

Dahnil menegaskan bahwa informasi tersebut adalah berita bohong atau hoaks dan penipuan.

Bahkan, dirinya menyebut Alifurrahman telah konsisten menebar informasi hoaks tersebut.

"Hoaks dan penipuan. Orang ini konsisten menebar hoaks dan fitnah. Sesungguhnya siapa dia?" kata Dahnil saat dihubungi Tribunnews.com via pesan singkat, Senin (18/9/2023).

Namun, ketika ditanya kembali terkait pernyataan yang menyebut Alifurrahman kerap menyebar berita bohong dan apakah akan menempuh jalur hukum, Dahnil belum membalas pertanyaan tersebut.

Klarifikasi Kementan Soal Isu Kejadian yang Melibatkan Wamen saat Rapat di Istana Negara

Kementerian Pertanian angkat suara sekaligus memberikan klarifikasinya terkait isu insiden yang melibatkan Wamentan di Istana Negara.

Dalam keterangan yang diterima, Kementerian Pertanian mengatakan bahwa isu yang beredar tersebut tidak benar, termasuk perihal kehadiran Wamentan dalam kegiatan tersebut.

“Kami sudah cek agenda Wamentan dalam 10 hari terakhir, tidak ada agenda beliau hadir mengikuti Ratas di istana mewakili Bapak Mentan SYL,” kata Arief Cahyono, Ketua Kelompok Substansi Pemberitaan dan Strakom, Setjen Kementan, Senin (18/09/2023).

Arief menambahkan tidak mungkin ada agenda Ratas yang tidak melalui tata keprotokolan di Kementan, sehingga munculnya berita yang beredar tidak sesuai dengan informasi yang terjadwal dalam agenda pimpinan Kementan.

Viral Capres Cekik dan Tampar Wamen

Sebelumnya, viral sebuah cuitan dari akun X (dulu Twitter), @narkosun yang menyebut bahwa ada bacapres menampar dan mencekik seorang wamen.

"Ada Capres Nampar dan Cekik Wamen di Ruang Rapat?" tulis akun tersebut.

Lantas ternyata, akun tersebut diduga menulis cuitan tersebut lantaran membaca sebuah artikel dengan judul 'Ini Sebab Prabowo Cekik dan Tampar Wamen di Rapat Kabinet' .

Ternyata, berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, artikel tersebut mengutip sebuah video yang diunggah oleh kanal YouTube Seword TV yang berjudul 'Alifurrahman: ADA CAPRES NAMPAR WAMEN DI RUANG RAPAT?'.

Dalam artikel tersebut, dinarasikan bahwa Prabowo menampar dan mencekik seorang wamen saat rapat kabinet. 

Perbuatan itu pun disebut membuat wamen merasa trauma.

"Para menteri kabinet jadi trauma setelah Prabowo cekik dan tampar wamen jelang rapat," tulis artikel tersebut.

Artikel yang menyebut bahwa Prabowo mencekik dan menampar wakil menteri (wamen) saat rapat kabinet. Ternyata, artikel ini mengutip pernyataan seseorang bernama Alifurrahman yang disebut berasal dari kanal YouTube SewordTV. 

Kemudian, saat Prabowo mencekik dan menampar wamen tersebut, beberapa menteri lain sempat melerai keributan.

"Menteri kita tak biasa melihat gaya preman main cekik dan tampar di ruang kerja kabinet," tulis artikel tersebut mengutip pernyataan Alifurrahman.

Setelah itu, dinarasikan pula bahwa para menteri menjadi tidak nyaman ketika menggelar rapat bersama Prabowo.

"Mereka tidak sangka. Rapat kabinet yang aman dan kondusif justru diperlihatkan kejadian cekik dan tampar anggota kabinet," kata Aliffurahman.

Bahkan, Aliffurahman mengklaim bahwa informasi ini adalah valid.

"Mereka tidak membayangkan di level pusat terjadi hal ini. Mereka jadi trauma. 

Saya merasa yakin informasi yang saya sampaikan valid," tulis artikel tersebut dengan mengutip pernyataan Alifurrahman.

Sudah tayang di Tribunnews.com: Beredar Isu Menhan Prabowo Tampar dan Cekik Seorang Wamen, Klarifikasi Gerindra: Rakyat Sudah Pintar

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com 

Baca Berita Lainnya di: Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved