Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Satu Orang Tewas, Sopir Avanza Diduga Alami Microsleep Sebabkan Tabrakan Beruntun

Kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Paderungan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Editor: Glendi Manengal
via Kompas.com
Ilustrasi kecelakaan beruntun 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Paderungan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan.

Akibat kecelakaan tersebut satu orang meninggal dunia.

Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.

Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.

Meski kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.

Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.

Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.

Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Diduga karena mengalami microsleep, seorang pengemudi mobil Avanza sebabkan kecelakaan beruntun di Bangkalan, Jawa Timur.

Insiden kecelakaan beruntun ini melibatkan tiga kendaraan berupa mobil.

Diketahui, peristiwa menegangkan ini terjadi pada Minggu, (10/9/2023).

Pada saat itu, pengemudi Avanza tersebut melaju di jalan raya Desa Paderungan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.

Dalam kecelakaan ini, satu orang berinisial M asal Surabaya, Jawa Timur meninggal dunia.

Microsleep

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bangkalan, Iptu Wiwid Heru Santoso mengatakan, kecelakaan ini menimbulkan korban tewas yakni pengemudi Avanza dengan nomor polisi  L-1620-BL yang dikemudikan oleh MJ (21)

Diketahui, MJ merupakan warga Jalan Wonokromo Surabaya, melintas dari arah barat menuju Kabupaten Sampang.

Kecelakaan terjadi bermula ketika MJ mengalami microsleep pada saat melajukan mobilnya.

Dalam mobil tersebut, terisi keluarga MJ terdiri dari M (50), A (47), A (2) dan Y (45).

Sampai di Jalan Paderungan, MJ diduga mengalami microsleep sehingga mobil tersebut tidak bisa dikendalikan. 

"Mobil yang dikendarai MJ oleng ke kanan dan bergerak melawan arah." ujar Wiwid Heru Santoso saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu.

"Mobil yang awalnya melaju ke timur, berputar arah barat," imbuhnya.

Wiwid menambahkan, di saat bersamaan, melintas mobil pikup dengan nopol M-9726-GC yang dikendarai oleh M (20) warga Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan.

Mobil yang dikemudikan MJ menabrak pikap tersebut.

Di bagian belakang mobil MJ, sebuah mobil Avanza hitam juga ditabrak kendaraan di belakangnya, bernomor polisi M 1659 AT, yang dikendarai E (40) asal Kabupaten Pamekasan.

Akibat kecelakaan tersebut, mobil milik MJ dan tiga kendaraan lainnya mengalami ringsek.

Benturan yang terjadi bisa dikatakan cukup keras.

Hingga pada akhirnya, menimbulkan korban tewas.

Selain itu, terdapat lima orang mengalami luka-luka.

"Kerasnya tabrakan membuat mobil MJ ringsek parah hingga body mobil melengkung." bebernya,

"Korban yang meninggal karena terjepit di dalam mobil asal Surabaya. Sedangkan yang luka lima orang," ungkapnya.

1 Meninggal

Dalam kecelakaan itu satu orang berinisial M meninggal dunia.

Para korban sudah dibawa ke RSUD Bangkalan.

Sedangkan korban meninggal dunia, langsung dibawa ke rumah duka di Surabaya. 

"Tiga mobil semuanya ringsek. Paling parah mobil asal Surabaya," terangnya. 

Rombongan asal Surabaya itu, rencananya akan mengunjungi kerabatnya di Kabupaten Sampang. 

Kini keluarga tengah berduka atas insiden kecelakaan tersebut.

(Sumber Kompas)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved