Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Markus 16:9-14, Bangkit! Jangan Ragu

Pada masa ini, masih ada saja yang meragukan kebenaran berita kebangkitan Kristus yang factual itu, dengan nada sinis dan skeptis.

Tayang:
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Pexels
Bacaan Alkitab Markus 16:9-14, Bangkit! Jangan Ragu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bangkit ! Jangan ragu menjadi judul renungan kali ini.

Bacaan Alkitab diambil dalam Markus 16:9-14.

“Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.” (Mrk 16:14 TB)

Baca juga: Bacaan Alkitab Filipi 4:6‭-‬8, Damai Sejahtera dari Allah

Satu kata, Hoax! Akhir-akhir ini begitu mengganggu banyak orang bukan?

Masyarakat semakin berhati-hati memilah, mana berita yang benar dan mana yang bohong.

Jika banyak orang ragu akan kebenaran suatu berita, hal itu adalah wajar karena mereka tidak mau termakan isu yang menyesatkan.

Pemerintah kita terus bekerja keras untuk meredam merebaknya hoax yang sangat merugikan bahkan mengacaukan itu.

Baca juga: Bacaan Alkitab Yohanes 16:1-4a, Bertekun Benar

Tampaknya ada orang-orang yang memang suka melakukannya tetapi tidak bertanggung jawab.

Berita kebangkitan Yesus, mungkin sempat dianggap sebagai hoax juga pada masa pasca kematian Yesus di kayu salib.

Bagaimana mungkin kubur Yesus yang disegel dengan batu besar yang bobotnya mungkin sekitar 1,5 ton itu?

Siapa yang dapat menggulingkannya?

Baca juga: Bacaan Alkitab Matius 20:20-28, Menjadi Besar dan Terkemuka

Belum lagi kubur itu dijaga ketat oleh pasukan Romawi.

Ada banyak data yang mungkin membuat para murid sulit untuk percaya.

Kesaksian yang menggebu-gebu para wanita itu (ay 1), dianggap sepi.

Para wanita itu berbicara fakta, tetapi para murid itu bermain logika.

Dua sikap ini memang sulit untuk bertemu.

Tetapi akhirnya mereka harus mengakui fakta itu.

Yesus sendiri menemui dan membuktikan fakta itu.

Ia menampakkan diri pada mereka secara langsung dan mengecam keraguan dan kedegilan hati mereka.

Coba bayangkan, kalau murid saja meragukan kebenaran, bagaimana dengan orang lain?

Pada masa ini, masih ada saja yang meragukan kebenaran berita kebangkitan Kristus yang factual itu, dengan nada sinis dan skeptis.

Tetapi memang inilah sikap dunia yang tidak percaya.

Dipercayai atau tidak, tidak akan mempengaruhi fakta itu sendiri.

Kita yang percaya dan sudah mengalami arti hidup di dalam Kristus, akan terus bangkit dan tak mau meragukan kehadiran-Nya.

Inspirasi: Berita kebangkitan Kristus yang tak dapat diragukan itu, akan terus dinanti oleh banyak hati manusia yang ragu karena tidak mengerti.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved