Renungan Harian Kristen
Bacaan Alkitab Mazmur 23:4, Hidup adalah Perjalanan
Mazmur 23:4, Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bacaan Alkitab hari ini
Mazmur 23:4 TB
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Hidup adalah perjalanan.
Kita akan selalu mengalami pergantian musim di dalam hidup ini, namun kabar baiknya adalah: kita dapat merasa aman karena Tuhan memiliki tujuan yang baik dan indah di setiap musim kehidupan kita, termasuk di musim ketidakpastian.
Setiap orang akan menghadapi musim ketidakpastian dalam hidup ini, dan tidak ada yang dapat melarikan diri darinya.
Namun, Tuhan mempunyai kabar baik: tidak ada lembah yang terlalu dalam, dan tidak ada lembah yang terlalu gelap.
Sahabatku, jika engkau merasa bahwa lembahmu terlalu dalam dan gelap hari ini, saya ingin mendorongmu bahwa engkau masih bisa berjalan melalui lembahmu dengan kemenangan.
Lembahmu tidak segelap yang engkau bayangkan.
Ketika saya didiagnosa dengan penyakit kanker, keluarga saya dan saya harus menghadapi banyak ketidakpastian.
Saya sudah menghadapi banyak kesulitan di masa lalu, tetapi kanker membuat saya merasakan ketakutan yang belum pernah saya rasakan sebelumnya.
Saya terjebak di lembah yang begitu dalam, sehingga saya tidak tahu bagaimana cara memanjat keluar, begitu gelap sehingga saya tidak tahu kemana harus berjalan.
Namun, pengalaman ini mengingatkan saya pada firman Tuhan di Mazmur 23, sebuah pasal yang indah dalam Alkitab yang selalu saya sukai.
Ayat ini menjadi pasal favorit saya sejak Tuhan membawa saya keluar dari kegelapan dan membiarkan saya memasuki kasih-Nya.
Lembah bayang-bayang maut (ayat 4) adalah tempat yang tepat di mana saya berada, bergumul dengan kemungkinan kematian akibat kanker dan meninggalkan orang yang saya cintai dengan banyak hal yang belum terselesaikan.
Namun, tunggu sebentar! Tuhan tidak berbicara tentang lembah maut; Ia berbicara tentang lembah bayang-bayang maut.
Itu hanya bayangan dan bukan maut itu sendiri!
Sahabatku, jika engkau didiagnosa dengan penyakit kanker atau kondisi yang mengancam hidup Anda, saya ingin memberitahumu bahwa harapan itu masih ada.
Seperti berjalan dalam kegelapan, kita memiliki Tuhan, Roh Kudus, sahabat kita, untuk berjalan bersama kita dalam perjalanan ini, sumber terang kita di dalam kegelapan, dan penolong untuk membimbing kita ke garis akhir.
Tuhan memiliki segala sesuatu yang kita butuhkan, dan Dia adalah segala sesuatu yang kita butuhkan.
Hidup tidak selalu mudah, tetapi hidup selalu indah ketika Allah berjalan bersama kita.
Doa saya agar Allah memberikan kita semua pewahyuan di saat Anda membaca renungan ini, dan semoga dapat mengubah dan menolong kita dalam perjalanan kita dengan Allah.
Mari kejar hadirat-Nya.
Berada dalam hadirat-Nya.
Pasti kebaikan, kemurahan hati, dan kasih setia-Nya akan mengikutimu sepanjang hari-hari hidup ini.
Tuhan Yesus mengasihimu.
Jangan pernah menyerah!
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Amsal-414-15-Menempuh-Jalan-yang-Benar.jpg)