Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Spanyol

Kylian Mbappe Resmi Tak Pepanjang Kontrak dengan PSG, "Here We Go" Real Madrid?

Laporan Fabrizio Romano, menyebut, deadline Mbappe untuk meneken kontrak baru sudah habis, yang jatuh pada Senin (31/7/2023).

Tayang:
via Sky Sports
Laporan dari jurnalis spesialis transfer, Fabrizio Romano, menyebut, deadline Mbappe untuk meneken kontrak baru sudah habis, yang jatuh pada Senin (31/7/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Striker Timnas Prancis, Kylian Mbappe dipastikan tidak memperpanjang kontraknya di Paris Saint-Germain.

Penyerang  24 tersebut bisa cabut dengan gratis musim depan.

Laporan dari jurnalis spesialis transfer, Fabrizio Romano, menyebut, deadline Mbappe untuk meneken kontrak baru sudah habis, yang jatuh pada Senin (31/7/2023).

Dengan demikian, kontrak Mbappe akan tetap habis pada Juli 2024.

Baca juga: Ousmane Dembele Tinggalkan Barcelona Usai Bikin Gol Lawan Real Madrid, "Manusia Kaca" Gabung PSG

Kylian Mbappe selebrasi usai mencetak gol.
Kylian Mbappe selebrasi usai mencetak gol. (Tribunnews.com)

PSG harus bisa menjual Kylian Mbappe sebelum 1 Agustus 2023 kalau tidak mau kehilangan banyak uang secara instan.

Tinggal tersisa beberapa jam lagi buat Paris Saint-Germain untuk berusaha menjual Kylian Mbappe dengan harga tinggi plus menghindari kerugian.

Mulai besok, 1 Agustus 2023, penyerang bintang timnas Prancis itu akan mengantongi 40 juta euro dari klub.

Duit setara 665 miliar rupiah harus dibayarkan PSG sebagai separuh nilai bonus loyalitas sesuai perjanjian mereka tahun lalu.

Bonus loyalitas tersebut adalah uang yang dikantongi Mbappe selaku kompensasi karena telah bertahan di Paris.

Sisa 40 juta euro dari bonus itu akan menyusul dibayarkan pada termin selanjutnya.

Namun, PSG jelas tak mau Mbappe sekadar mematuhi kontrak pokok yang mengikatnya sampai 2024.

Les Parisiens berharap pemain berusia 24 tahun itu mau mengaktifkan perpanjangan kontrak hingga 2025 demi menghindari kepergiannya secara gratis tahun depan.

Kontrak Kylian Mbappe bersama PSG sejatinya akan berakhir pada akhir musim 2024, namun ada opis perpanjangan selama semusim hingga 2025.
Kontrak Kylian Mbappe bersama PSG sejatinya akan berakhir pada akhir musim 2024, namun ada opis perpanjangan selama semusim hingga 2025. (Foto: PSG via Getty Images/Aurelien Meunier - PSG)

Tanggal 31 Juli di atas kertas adalah kesempatan terakhir PSG untuk menjualnya di bursa transfer musim panas atau melancarkan usaha terakhir merayu Mbappe agar mau menambah masa kerja.

Kalau gagal, Paris bersiap kehilangan 40 juta euro buat membayar bonus sekaligus berisiko nilai transfernya berkurang drastis.

Seperti diketahui, sang juara bertahan Liga Prancis mematok angka 200 juta euro bagi klub yang ingin merekrut Mbappe saat ini.

Namun, seperti dikutip BolaSport.com dari As, masuknya bonus loyalitas otomatis akan mengurangi nilai transfer si pemain di pasar.

PSG tak bisa lagi berharap mendapatkan duit 200 juta euro sekalipun berhasil melego Mbappe setelah 1 Agustus.

Kubu Nasser Al-Khelaifi masih berupaya untuk menghindari pembayaran bonus loyalitas ini.

Pasalnya, mereka berpatokan kepada argumen bahwa Mbappe sendiri tak menunjukkan keinginan bertahan lebih lama di Paris.

Pada sisi lain, sang bintang juga berisiko kehilangan 60 juta euro - uang yang bisa diperoleh kalau dia mau memperpanjang kontrak sampai 2025.

Kylian Mbappe masih teguh dengan pendiriannya untuk tetap bertahan semusim saja hingga akhir 2023-2024.

Keputusan ini membuat dia dibekukan dari tur musim panas ke Jepang.

Kylian Mbappe Tinggalkan PSG dengan Status Bebas TransfeR atau Free Agent gratis.
Kylian Mbappe Tinggalkan PSG dengan Status Bebas TransfeR atau Free Agent gratis. (AFP/Franck Fife)

Sang raja gol Piala Dunia 2022 telah menolak megaproposal dari klub Arab Saudi, Al Hilal.

Pulang dari Paris dengan tangan kosong, Al Hilal menawari Mbappe pendapatan total 700 juta euro cuma dalam setahun dan 300 juta euro untuk biaya transfer ke PSG.

Penolakan tersebut jelas membuat Les Parisiens makin jengkel.

Rumor yang berkembang kini adalah Liverpool mencoba untuk menjajaki transfer pinjaman buat Mbappe selama semusim, sebelum dia gabung Real Madrid secara gratis di bursa transfer musim panas 2024.

Selain Liverpool, belakangan Chelsea juga mencuat ke permukaan sebagai calon klub peminjam Mbappe.

Hal pasti, dengan waktu tinggal hitungan jam saja menuju 1 Agustus, kelihatannya Paris tak akan bisa merealisasikan kepindahan Mbappe maupun menerima persetujuannya memperpanjang kontrak.

Besok, Mbappe akan bangun tidur dengan menerima duit 40 juta euro dalam saldo rekeningnya.

PSG Curigai Aktivitas Ilegal Terkait Real Madrid dan Mbappe

Paris Saint-Germain siap melaporkan Real Madrid ke FIFA setelah mencurigai aktivitas ilegal yang berkaitan dengan Kylian Mbappe.

Real Madrid bisa terjebak ke dalam masalah yang lebih serius berkaitan dengan transfer Kylian Mbappe.

Sejauh ini, Real Madrid masih diam dan enggan mengomentari situasi striker Paris Saint-Germain.

Sementara Paris Saint-Germain justru seperti tengah berada di situasi perang dingin dengan striker mereka sendiri.

Kylian Mbappe menolak perpanjangan kontrak otomatis selama satu tahun.

Akan tetapi, striker asal Prancis tersebut juga enggan dijual pada bursa transfer musim panas 2023.

Klub asal Liga Arab Saudi, Al Hilal, rela terbang ke Prancis untuk membuka negosiasi dengan Mbappe.

Mbappe justru enggan menemui perwakilan Al Hilal karena tidak berniat menjajal Liga Arab Saudi.

PSG merasa sikap Mbappe tersebut disebabkan oleh kesepakatan diam-diam yang sudah terjalin antara sang striker dengan Real Madrid.

Praktik ini bisa dijadikan dasar bagi PSG untuk membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, Real Madrid bisa dilaporkan ke FIFA jika terbukti melanggar peraturan.

FIFA melarang pemain untuk mencapai kesepakatan dengan klub lain saat kontraknya masih tersisa lebih dari enam bulan.

Aktivitas seperti ini baru legal dilakukan oleh Real Madrid pada bursa transfer musim dingin tahun depan.

Kontrak Mbappe di PSG pada waktu tersebut tinggal tersisa kurang dari enam bulan.

Oleh karena itu, tuduhan PSG bisa berakibat hukuman yang serius jika terbukti benar.

PSG sendiri disebut belum mengumpulkan cukup banyak bukti untuk membuat laporan hukum ini.

Akan tetapi, langkah tersebut bisa digunakan untuk memberikan tekanan ke Mbappe dan Real Madrid.

Musim kompetisi 2023-2024 akan dimulai dalam waktu kurang dari dua pekan.

Les Parisiens tentu ingin situasi sang striker bisa selesai dalam waktu dekat.

Masalah internal seperti saat ini dinilai bisa mengancam ketenangan tim untuk memulai musim baru.

Namun, Mbappe belum mau memberikan solusi yang memudahkan klubnya saat ini.

Striker berusia 24 tahun tersebut dianggap sengaja mengulur-ulur waktu.

Trik tersebut bisa memaksa PSG melepasnya ke Real Madrid dengan harga mudah karena waktu yang menyempit.

Artikel tayang di Bolasport.com

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved