Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polisi Tembak Polisi

Viral Polisi Tembak Polisi, Bripda IDF Tewas Diduga Ditembak Dua Rekan Sesama Polri karena Cekcok

Viral Polisi Tembak Polisi. Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage alias Bripd IDF tewas ditembak dua rekannya karena cekcok di Rusun Polri, Cikeas, Bogor.

Editor: Frandi Piring
Kolase Tribun Manado/Handout/Istimewa/Facebook.com/Rsud Melawi
Viral Polisi Tembak Polisi. Bribda Ignatius Dwi Frisco Sirage alias Bripda IDF tewas diduga ditembak dua rekannya sesama Polri karena cekcok. Peristiwa penembakan terjadi di Rusun Polri, Cikeas, Bogor. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Viral peristiwa Polisi Tembak Polisi kembali terjadi.

Bripda IDF dduga ditembak oleh dua rekannya akibat perselisihan di antara mereka.

Dugaan kejadian polisi tembak polisi ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan jenazah anggota Polri di dalam peti mati viral di media sosial.

Dalam video disebut korban tewas karena diduga ditembak oleh sesama anggota Polri.

Dari video yang diunggah akun Instagram @kamidayakkalbar menyebut korban anggota Polri itu bernama Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage.

Dalam rekaman video tampak beberapa orang merekam jenazah Bripda Iqnatius yang diduga ada luka bekas tembakan di belakang telinga.

Narasi dalam video menyebutkan terduga pelaku yang menembak merupakan senior Bripda Ignatius yang bertugas di Densus 88 Antiteror di Jakarta.

Tudingan itu muncul saat keluarga dan kerabat datang ke rumah duka di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat pada Selasa (25/7/2023) kemarin.

Viral Polisi Tembak Polisi Bripda IDF tewas ditembak dua rekannya di Rusun Polri, Cikeas, Bogor. Sanak keluarga menyambut jenazah Bribda Ignatius Dwi Frisco Sirage di rumah duka, di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar).
Viral Polisi Tembak Polisi Bripda IDF tewas ditembak dua rekannya di Rusun Polri, Cikeas, Bogor. Sanak keluarga menyambut jenazah Bribda Ignatius Dwi Frisco Sirage di rumah duka, di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar). (via Tribun Pontianak)

Adapun masih dalam keterangan di video viral tersebut, kejadian itu didasari karena adanya pertengkaran antara Bripda Ignatius

dengan terduga pelaku yang kini masih ditangani oleh Densus 88 Antiteror sebagai kesatuannya.

Atas dasar itu, pihak keluarga meminta Polri untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Penjelasan Mabes Polri

Mabes Polri menyebut kasus kematian Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage alias Bripda IDF yang diduga tertembak rekannya kini ditangani Polres Bogor.

Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan selain Satreskrim Polres Bogor, tim Propam dari Polda Jawa Barat juga telah dikerahkan guna mendalami dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik di kasus tersebut.

"Kasus saat ini ditangani Polres Bogor. Tim Propam Polda Jawa Barat," kata Ramadhan saat dikonfirmasi, Rabu (26/7/2023).

Insiden tewasnya Bripda Ignatius terjadi di Rumah Susun (Rusun) Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (23/7/2023).

Adapun Ramadhan mengatakan insiden itu terjadi akibat adanya kelalaian yang diduga dilakukan keduanya.

"Pada hari Minggu dini hari tanggal 23 Juli 2023 pukul 01.40 WIB bertempat di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor,

telah terjadi peristiwa tindak pidana karena kelalaian mengakibatkan matinya orang yaitu atas nama Bripda IDF," jelas Brigjen Ahmad Ramadhan.

Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.
Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. (Kompas.com/Rahel)

Ia mengklaim pihaknya sudah menangkap dua anggota Polri lainnya yakni Bripda IMS dan Bripka IG yang diduga pelaku dalam kasus ini.

"Terhadap tersangka yaitu Sdr. Bripda IMS dan Sdr. Bripka IG telah diamankan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa tersebut," jelasnya.

"Yang pasti Polri tidak akan memberikan toleransi kepada oknum yang melanggar ketentuan atau perundangan yang berlaku," imbuhnya.

Baca juga: Inilah Daftar Kasus Polisi Tembak Polisi Setelah Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved