Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas Tabrakan Adu Banteng dengan Motor Lain
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan speda motor.
Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara motor meninggal dunia.
Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.
Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.
Meski kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.
Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.
Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.
Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.
Wahyu Widodo (51 tahun) lelaki paruh baya alamat Jalan Imam Bonjol RT 01 RW 01 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, tewas usai terlibat kecelakaan, Jumat (21/7/2023).
Wahyu Widodo tewas setelah bertabrakan dengan Muhammad Hisyam Habani (24 tahun) mahasiswa yang beralamat Dusun Bakalan RT 03 RW 01 Panggul Kabupaten Trenggalek.
Kecelakaan dua sepeda motor itu terjadi di Jalan Raya Ir Soekarno Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu.
Menurut Kanit Gakkum Lakalantas Polres Batu Ipda Hendri Setiawan menuturkan, kecelakaan bermula saat Wahyu Widodo yang mengendarai sepeda motor Honda nopol N2144KV dari arah Kota Batu menuju Dau Kabupaten Malang.
Setibanya di lokasi kejadian, Wahyu Widodo hendak mendahului truk yang tidak diketahui identitasnya.
Lantaran diduga kurang berhati-hati, motor Wahyu adu banteng dengan motor yang dikendarai Hisyam Habani yang melaju dari arah Dau Kabupaten Malang ke Kota Batu.
“Jadi saat kejadian, korban diduga mau mendahului truk dari sebelah kanan."
"Lantaran terlalu ke kanan dan jarak pandang yang kurang bebas serta tidak tersedianya ruang gerak yang cukup akhirnya bertabrakan dengan korban Hisyam Habani yang saat itu melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi,” kata Ipda Hendri Setiawan, Jumat (21/7/2023).
Akibat kecelakaan itu, Wahyu Widodo meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami luka prah dibagian kepala.
Sedangkan Hisyam Habani mengalami luka di bagian kaki kiri dan saat ini di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu.
“Jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara Hastabarat Kota Batu untuk di visum kemudian diserahkan ke pihak keluarga,” jelasnya.
Tips Hindari Kecelakaan di Jalan
Meski telah berhati-hati, pengemudi truk harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.
Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari truk di sekitar pengguna jalan lain.
Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?
Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar truk dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:
1. Manuver sembarangan
Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.
Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan truk lain di sekitarnya.
Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.
2. Melawan arah jalan
Tidak hanya sepeda motor, pemakai truk pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.
Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.
Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.
3. Sein kanan padahal belok kiri
Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.
Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.
Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.
4. Bermain ponsel
Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi truk.
Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.
Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.
5. Lampu rem mati
Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem truknya berfungsi atau tidak.
Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan truk atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.
Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.
6. Membunyikan klakson seenaknya
Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.
Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.
Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kecelakaan-tragis-dialami-abdullah-di-jambi-jadi-korban-tabrak-lari-satu-bagian-tubuhnya-hilang.jpg)