Tajuk Tamu
Politik Uang, Pembodohan Masyarakat Hingga Wakil Rakyat Korup
Masyarakat tentu sangat berharap Pemilu benar-benar terjamin kualitasnya dalam pemilihan calon wakil rakyat yang sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017
Budaya malu kita sudah tidak ada lagi dalam masyarakat yang terus dimainkan Parpol dengan elit, dan semua unsur didalamnya ikut berperan salam menciptakan Pemilu hitam dengan politik uang menghalalkan segala cara demi kemenangan.
Budaya politik uang secara implisit membetuk karakter koruptor para electoral dan sektoral, mereka tidak lagi berpikir soal benar dan salah melainkan bagaimana soal menang dan kalah. Maka dengan cara-cara apapun dilakukan untuk dapatkan kekuasaan.
Fakta di negara kita praktik politik uang telah merusak sistem demokrasi, menyebabkan demokrasi yang tidak sehat atau tidak stabil, demokrasi yang seharusnya “bebas” menjadi tidak bebas hanya karena pembelian hak pilih tersebut.
Kedaulatan yang seharusnya menjadi milik semua orang, kini hanya menjadi pemilik uang, kekuasaan yang sebenarnya berada pada rakyat kini hanya berada pada “pemilik uang”. Akhir kata, politik uang akan membentuk pejabat yang korup, haus jabatan dan membentuk demokrasi yang buruk.
Praktek tersebut akan menghasilkan pemimpin yang tidak representatif secara program dan tidak mengakomodir kepentingan banyak orang atau masyarakat selain demi diri mereka, kelompok mereka, keluarga mereka yang melahirkan kekuasaan oligarki sesat sesesat-sesatnya yang ujungnya menciptakan kebodohan terhadap masyarkat.
Perspektif ini secara langsung telah membentuk tradisi pemilih yang serakah dengan siap menerima suap, tindakan kaum electoral juga telah membentuk tradisi pemilih yang siap menerima suap dan sogokan.
Sehingga mari kita masyarakat menjadi pemilih yang cerdas, pemilih yang bisa menolak suap, karena uang suap yang diterima masyarakat jelas mempunyai dampak buruk bagi kehidupan masyarakat itu sendiri. Mari tolak politik uang dan kita bersama mengawasi penyelenggara Pemilu dan para Caleg tak bermoral serta tidak memilih Parpol dan Calegnya yang memainkan politik uang. Semoga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/vebry-tri-haryadi-projo-tajuk.jpg)