Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Hari Ini, Satu Orang Tewas Setelah Bus Tabrak Truk dan Mobil, Diduga Sopir Ngantuk
Kecelakaan maut di Jalan Tol Pemalang - Batang, Desa Candiareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Tol Pemalang - Batang, Desa Candiareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan.
Akibat kecelakaan tersebut satu orang meninggal dunia.
Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.
Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.
Meski kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.
Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.
Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.
Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.
Terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan di KM 345 Tol Pemalang - Batang, masuk Desa Candiareng Kecamatan Warungasem, Kamis (20/7/2023).
Ketiga kendaraan tersebut yakni bus pariwisata, truk tronton, dan mobil.
Kasat Lantas Polres Batang AKP Agus Pardiono Marinus mengatakan, kecelakaan beruntun tiga kendaraan sekitar pukul 06.00 WIB.
"Iya betul, ada tiga kendaraan yang terlibat, yaitu Bus Pariwisata Po. Baladika dengan nomor polisi B 7147 WGA, Trcuk Tronton Isuzu nomor polisi B 9398 KYW dan monil Honda Brio dengan nomot polisi G 8511 QC," tutur AKP Agus dikutip dari TribunJateng.
Atas kejadian ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka.
Kronologi
Adapun peristiwa kecelakaan bermula saat Bus Pariwisata Baladika berjalan dari arah barat ke timur, melewati jalan lurus, sesampainya di TKP diduga hilang konsentrasi (mengantuk).
Kemudian menabrak bodi samping kanan truk tronton Isuzu yang berjalan searah di depannya, kemudian KBM truk tronton terdorong ke kiri masuk parit.
Sedangkan KBM Bus Pariwisata Po. Baladika membanting setir ke kanan dan menabrak bodi samping kiri KBM Honda Brio yang berjalan di lajur kanan.
"Korban luka - luka diwarat di Rumah Sakit Aro Kota Pekalongan," kata Agus.
Identitas Korban
Identitas korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, Endro Utomo (40) kernet warga Desa Turunan Rt. 013 Rw. 004 Kelurahan Teter Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali.
Abdul Aziz (59) tahun warga Desa Sidomulyo Rt. 001 Rw. 003 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Jawa Timur, mengalami luka robek terbuka pada kaki kiri.
Ridwan Adi Satriamarta (32) penumpang bus warga Desa Jatisari Rt. 003 Rw. 002 Kelurahan Sapen Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo, korban mengalami luka robek pada pelipis kanan. (Dina Indriani/TribunJateng)
Tips Hindari Kecelakaan di Jalan
Meski telah berhati-hati, pengemudi truk harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.
Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari truk di sekitar pengguna jalan lain.
Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?
Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar truk dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:
1. Manuver sembarangan
Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.
Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan truk lain di sekitarnya.
Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.
2. Melawan arah jalan
Tidak hanya sepeda motor, pemakai truk pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.
Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.
Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.
3. Sein kanan padahal belok kiri
Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.
Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.
Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.
4. Bermain ponsel
Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi truk.
Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.
Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.
5. Lampu rem mati
Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem truknya berfungsi atau tidak.
Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan truk atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.
Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.
6. Membunyikan klakson seenaknya
Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.
Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.
Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaan-325453.jpg)