Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kriste

Bacaan Alkitab 2 Tesalonika 3:1-15, Bekerja dan Lakukanlah Kebaikan

Firman Tuhan dalam 2 Tesalonika 3:1-15 yang diberi tema “Bekerja dan Lakukanlah Kebaikan” merupakan surat Rasul Paulus.

Tayang:
Editor: Tesalonika Geatri
pixabay.com
Bacaan Alkitab. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen.

2 Tesalonika 3:1-15

Firman Tuhan dalam 2 Tesalonika 3:1-15 yang diberi tema “Bekerja dan Lakukanlah Kebaikan” merupakan surat Rasul Paulus yang dialamatkan kepada jemaat yang ada di Tesalonika yang mengandung penguatan dan teguran untuk mendorong orang percaya untuk setia ditengah-tengah penganiayaan yang dialami.

Meskipun demikian Rasul Paulus memuji jemaat yang memiliki iman yang teguh.

Jemaat pun dibingungkan pada ajaran kedatangan Tuhan, ditekan dari orang-orang pengajar sesat mempengaruhi pertumbuhan iman jemaat.

Olehnya Rasul Paulus mendesak agar mereka yang hanya berdiam diri menunggu kedatangan Tuhan untuk kembali bekerja.

Pemikiran yang seperti ini melahirkan hidup jemaat yang tidak tertib dan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.

Apa yang menjadi nasihat Rasul Paulus melihat keberadaan jemaat ini?Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus.

Rasul Paulus menasihati supaya berdoa dan bekerja (Ora et Labora) menjadi bagian dalam hidup jemaat.

Pentinganya berdoa, Paulus mendorong jemaat agar berdoalah untuk kami (Paulus, Silas dan Timotius) supaya pemberitaan firman Tuhan yang dilakukan beroleh kemajuan dan dimuliakan.

Kemajuan yang dimaksud supaya orang-orang menjadi percaya kepada-Nya dan memuliakan-Nya. Juga dengan berdoa terhindar dari setiap rancangan orang-orang jahat.

Tuhan itu setia, Ia setia karena keyakinan iman Rasul Paulus dikuatkan hatinya dan terpelihara terhadap yang jahat.

Percaya kepada Tuhan akan memampukan jemaat pada keyakinan iman yang sungguh untuk melakukan setiap ajaran, sebagaimana yang telah diajarkan oleh Paulus.

Permohonan Rasul Paulus kepada Tuhan agar jemaat senantiasa memiliki hati untuk tetap mengasihi Allah dan ketabahan Kristus.

Pentingnya bekerja, sehingga Paulus sangat tegas bagi jemaat yang abai untuk bekerja.

Orang yang tidak bekerja dikatakan “…. Supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.”

Arti dari pesan Paulus bukan menjadikan musuh ketika menjauhi bahkan tidak bergaul dengan mereka yang tidak bekerja dan malas.

Melainkan sebagaimana yang dikatakan ayat 11 “…tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara.” Tindakan seperti ini bukan mendiskreditkan akan tetapi supaya jemaat dididik dan menyadari benar untuk bekerja.

Keteladanan bekerja ditampilkan pada pribadi Paulus sendiri ketika ia bekerja dalam rangka mencari nafka supaya tidak menjadi beban bagi orang lain namun tidak mengabaikan dalam pelayanan mewartakan Firman.

Baca juga: Bacaan Alkitab Amsal 20:22, Tuhan adalah Hakim yang Adil

Paulus ingin keteladanan yang ditunjukkan mampu dilakukan oleh jemaat sehingga jemaat menjadi teladan agar jemaat giat bekerja, tidak bergantung pada orang lain, tidak memelihara kemalasan supaya jemaat merasakan sendiri apa yang menjadi hasil yang mereka kerjakan.

Paulus juga mengkritik “….jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.” Ini ditujuan bagi mereka yang malas bekerja.

Bekerja bagi Paulus adalah sebuah keharusan dan bekerja adalah wujud ketaatan kepada Tuhan yang telah menganugerahkan sebagai pekerja.

Paulus terus mendorong jemaat agar jemaat termotivasi melakukan pekerjaan dan dengan demikian mereka makan dari hasil pekerjaannya sendiri dan tidak bergantung pada orang lain.

Baca berita lainnya di: Google News.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved